BERITA

Gugus Tugas Covid-19 IAIN SAS BABEL Bagikan 300 Paket Sembako

Diposting oleh Administrator | Rabu, 22 April 2020 - 14:17:48 WIB

Bangka (22/04/2019) Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar dalam penanggulangan dampak Covid-19, Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung membagikan 300 paket sembako.Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 IAIN SAS BABEL yang diketuai langsung oleh Kepala Biro AUAK, Drs. H. Tumiran Ganefo, M.H. ini terbagi menjadi 9 kelompok. Pembagian sembako dilakukan serentak di 9 Desa sekitar kampus, Desa Kace, Desa Cengkong Abang, Desa Petaling, Desa Petaling Banjar, Desa Kemuja, Desa Air Duren, Desa Payabenua, Desa Mendo, Desa Labuh dan Air Pandan yang seluruhnya berjumlah 300 paket sembako.

Sebelum pembagian paket sembako, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan apel di belakang Gedung Terpadu Pada Hari Selasa Pagi. Apel yang dipimpin oleh Katua Tim ini bermaksud untuk memberikan arahan kepada para anggota tim yang ditugaskan memberikan paket sembako kepada Kepala Desa. Tidak hanya Rektor dan Kepala Biro saja yang turun lagsung ke desa-desa, tetapi Wakil Rektor II, Direktur Pascasarjana, Kepala Bagian AKK dan AUK, Para Kasubbag, Kepala Program Studi, dan para pegawai lain yang turut berpartisipasi dalam Penanganan COVID-19 di wilayah sekitar Kampus.

Pembagian paket sembako kepada warga terdampak COVID-19 tersebut, dilaksanakan secara simbolis oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kepada Kepala Desa pada 9 Desa sekitar kampus. Selanjutnya bantuan sebanyak 300 paket sembako tersebut dibagikan perangkat desa kepada warga. Hal ini dilakukan agar bantuan sembako dari IAIN SAS Babel tepat sasaran.

Pembagian 300 paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kepada Warga Terdampak COVID-19. Seperti yang dikatakan Rektor IAIN pada saat pemberian sembako kepada Kepala Desa, "kehadiran kami kesini sebagai bentuk kepedulian IAIN SAS Babel kepada Masyarakat tang terdampak COVID-19, terutama warga sekitar kampus. Karena seperti yang kita ketahui bahwa COVID-19 ini mempengaruhi beberapa elemen, termasuk ekonomi dan bisnis. Kami berharap barang yang sedikit ini sampai kepada warga yang berhak menerimanya, karena pihak desalah yang mengetahui warga mana saja yang berhak menerima bantuan”. ini mudah-mudahan bisa mengurangi beban hidup di tengah-tengah wabah Covid-19.

Penulis : Mega Farayannie / Ayaknan