BERITA

PASCASARJANA ADAKAN SEMINAR PENDIDIKAN SECARA ONLINE

Diposting oleh Administrator | Jumat, 24 April 2020 - 10:39:04 WIB

Bangka,24/4/2020. Salahsatu kegiatan di Perguruan Tinggi adalah Kegiatan Akademik yang melingkupinya dengan tanggungjawab ilmiah. Pascasarjana IAIN SAS BABEL yang juga notabene adalah dunia kampus berperan serta dalam menjalankan kegiatan ilmiah. Dalam kondisi wabah saat ini, kegiatan tersebut tidaklah menjadi kendala. Hal ini dapat dilihat pada hari kamis 23/4/2020, Pascasarjana menyelenggarakan seminar secara online. Hadir sebagai pembicara utama Prof Dr. Hatamar Rasyid, M.Ag Guru Besa/Warek 2 IAIN SAS Bangka Belitung. Pembicara selanjutnya adalah Bapak Rio Setiady, ST Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, namun sayangnya beliau tidak bisa terkoneksi, hal tersebut belum diketahui mengingat 2 menit sebelum dimulai beliau sudah siap, namun terkendala koneksi selanjutnya.

Dalam paparan Prof Hatamar menyampaikan bahwa kondisi saat ini setidaknya memiliki sinyal kita dipaksa untuk mampu menjalankan system pembelajaran di sekolah, di kampus dengan system daring. Ya. Kita harus akui, pendidik menjadi harus kreatif karena dipaksa kreatif, kita belum siap menghadapinya, maka ketika kondisi memaksa maka kreativitas muncul. Itu hebatnya pendidik. Namun kondisi saat ini setidaknya harus ada inovasi pendidikan dan mebangun literasi teknologi informasi yang mampuni. Paparnya.

Disisi yang lain, kita harus sadari, bahwa pemerintah sudah harus memikirkan memiliki ketertinggalan dalam penyediaan internet, karena jika tidak dilakukan maka pendidikan anak bangsa ini akan terkendala kedepannya.
Dalam diskusi seminar berkembang persoalan-persoalan yang muncul seperti Jafri dari Bangka bagaimana strategi pendidikan bagi anak usia din dan dampak psikologisnya ketika mereka lama dirumah. Juga disampaikan Bapak Jumani, Kepala SMAN Namang menyampaikan bahwa harus ada antisipasi jika wabah ini terus menerus karena akan terkendala dalam penilaian dan capaian target, perlu strategi baru. Disamping itu senada dengan Ibu Jantimala Kepala SMAN 1 Tanjung Pandan terkait perlunya e Modul yang harus bisa digunakan oleh guru dan siswa saat ini.

Dalam seminar juga dibahas kondisi sekolah swasta dimasa sekarang. Sopiandi, Kepala SMA Muhammadiyah Toboali mengatakan masa sekarang ini sekolah swasta tentunya paling banyak terkendala kalau di Bangka Belitung. Uang komite yang terhambbat hingga koneksi internet siswa yang orangtuanya tidak sanggup. Ya bagi kami yang diswasta sangat berat dengan kondisi ini, namun kami juga tetap semangat dan kretaivitas guru sebagian ada yang bias mengikuti, namun ada juga yang tidak bias itulah kendala di swasta, tentu bagi sekolah negeri tidak seberat kami sekolah swasta menghadapinya.

Dr. Iskandar, M.Hum. Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel yang sekaligus moderator dalam kegiatan ini menyampaikan, memang kegiatan seminar adalah salahsatu kegiatan ilmiah yang kita selenggarkan di kampus, selama ini kita lakukan tatap muka, namun kondisi saat ini tentunya kita harus menyesuaikan.

Kegiatan ini juga dihadiri peserta secara online dari Belitung, Bangka Selatan, Bangka tengah, Bangka Barat, Bangka dan Kota Pangkalpinang, namun tidak terkoneksi teman-teman dari Belitung Timur, mereka kirim pesan dengan saya ada kendala koneksi di daerahnya. Inilah fakta kita di daerah, kendala teknis jaringan sangat bermasalah. Namun demikian kita syukuri, Alhamdulillah peserta kita sebanyak 30 orang dari berbagai unsur baik guru, praktisi pendidikan maupun dosen, beberapa teman mengirim pesan tidak dapat mengakses koneksi saat dimulai bermasalah di wilayahnya.

Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan kajian public dengan tema ibadah ramadhan di masa Covid 19, pembicara sudah terkonfirmasi yaitu Dr. Zayadi, M.Ag (Rektor IAIN/Ketua MUI Prov Kep Bangka Belitung) dan Ust Muhammad Kurnia, Lc (Pendakwah)tambahnya

Penulis : Mega Farayannie /Ayaknan