Berita

Hari Pertama Ujian Online UM-PTKIN di IAIN SAS Bangka Belitung Bejalan Lancar

Bangka, 3/8/2020. Pelaksanaan Tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (UM-PTKIN) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung secara... Baca Selengkapnya

Hari Raya Idul Adha 1441 H, IAIN SAS Bangka Belitung Menyembelih 3 Ekor Sapi

Bangka, 3/8/2020. Segenap civitas akademika IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung pada hari raya Idul Adha 1441 H tahun 2020 ini telah... Baca Selengkapnya

Yudisium Ke-2 Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung

Bangka,30/7/2020. Yudisium Ke-2 Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Senin 28 Juli 2020 diselenggarakan di Aula... Baca Selengkapnya

Tim Pengawas Lokal IAIN SAS BABEL Gelar Simulasi SSE UM-PTKIN

Bangka,29/7/2020.Sejumlah pengawas lokal dan PanitiaUM-PTKIN IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang terlibat dalam Sistem Seleksi... Baca Selengkapnya

Turut Berduka Cita

Innalillahi Wa Innailaihi Raji’un Bangka ( 20/7/2020). Keluarga Besar IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyampaikan turut... Baca Selengkapnya

Wakil Rektor I (Bidang Akademik)

Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag.

Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

IAIN SAS Babel merupakan perguruan tinggi negeri pertama dan perguruan tinggi agama Islam satu-satunya yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Dilihat dari fakta itu, IAIN SAS Babel berposisi sangat strategis dalam pembangunan bidang pendidikan dan agama di Babel. Dengan status negerinya, IAIN SAS Babel mampu menjadi “magnet” tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Selama periode 2011-2014 saja, terjadi peningkatan jumlah mahasiswa secara drastis. Hal ini seolah menunjukkan meningginya harapan dan kepercayaan masyarakat Babel, terutama pemenuhan kebutuhan penciptaan sarjana yang berkualitas dan berdaya saing.
Peningkatan minat masyarakat untuk masuk ke IAIN SAS Babel sesungguhnya menyisakan pertanyaan, apakah IAIN SAS Babel hanyalah pilihan alternatif. Akibat ketatnya persaingan masuk ke perguruan tinggi negeri, masuk ke IAIN SAS Babel akhirnya menjadi pilihan daripada masuk perguruan tinggi swasta atau tidak melanjutkan pendidikan.
Ada beberapa kecenderungan yang dapat menjadi cacatan penting. Pertama, masyarakat (orang tua dan calon mahasiswa) memiliki orientasi ketenagakerjaan dan profesionalisme kerja sesuai dengan kecenderungan dan ketersediaan lapangan kerja. Mereka sepertinya belum meyakini bahwa IAIN SAS Babel mampu memberikan keterampilan dan profesionalisme untuk berkompetisi di dunia kerja.
Kedua, masyarakat masih belum meyakini keberadaan atau status IAIN SAS Babel sebagai lembaga pendidikan agama yang semestinya visioner dan integrated. Ketiga, pandangan negatif bahwa kualitas pendidikan di IAIN SAS Babel masih rendah. Keempat, budaya akademik dan penguatan ilmu pengetahuan masih lemah.
Kecenderungan tersebut menyiratkan harapan sekaligus tuntutan agar IAIN SAS Babel dapat: (1) menyiapkan lulusan yang mampu berkiprah di masyarakat, menjadi pelopor perubahan sosial dan pencipta lapangan kerja, bukan sekadar terserap di pasar kerja, terutama PNS; (2) mengembangkan program studi baru dan meningkatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.