Hubungi humas

IAIN SAS Babel dan Bawaslu Babel Perkuat Sinergi Demokrasi Lewat Podcast SERASI

Bangka,24/6/2026. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan audiensi ke Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) dalam rangka pelaksanaan Program Podcast Silaturahmi Relasi Demokrasi (SERASI), Rabu (24/6/2026).

Program SERASI merupakan upaya Bawaslu Babel dalam memperkuat konsolidasi demokrasi melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui program ini, Bawaslu berupaya memperkuat jejaring, membangun komunikasi yang konstruktif dan partisipatif, serta mengembangkan ekosistem demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kedatangan Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, E.M. Osykar,S.IP., M.Sc disambut oleh Wakil Rektor I IAIN SAS Babel, Dr. H. Iskandar, S.H., S.Ag., M.Hum., MIFA., di Ruang Rektor Gedung Terpadu.

Turut hadir mendampingi Wakil Rektor III, Dr. Rada, M.Pd.I serta sejumlah pejabat dan anggota Bawaslu Babel.Dr. Iskandar, M.Hum mewakili rektor menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bawaslu Babel ke kampus IAIN SAS BABEL dan nantinya dapat dilakukan kerjasama secara teknis dalam bentuk kegiatan bersama.

Usai audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan Podcast SERASI yang dilaksanakan di Ruang Rektor dengan moderator Davitri, M.Pd yang juga sekaligus anggota Bawaslu Babel.

Rektor IAIN SAS Babel Dalam podcast tersebut, E.M. Osykar menyampaikan apresiasinya terhadap peran dan kontribusi Wakil Rektor I IAIN SAS Babel dalam mendukung pelaksanaan demokrasi di Bangka Belitung.

“Pak Iskandar memiliki kepedulian terhadap jalannya demokrasi di Bangka Belitung.

Beliau turut mengawal berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan pesta demokrasi dan juga menjadi salah satu tim perumus dalam proses perekrutan,, kedepannya kami berharap IAIN secara kelembagaan ikut aktif berperan dalam demokrasi baik agemda nasional maupun lokal” ujar Osykar.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Osykar menegaskan bahwa peran Bawaslu tidak hanya hadir pada saat tahapan Pemilu berlangsung. Menurutnya, Bawaslu terus melakukan penguatan demokrasi melalui konsolidasi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan kepemiluan.

Ia juga menyoroti tantangan pengawasan Pemilu di era transformasi digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, serta kampanye hitam (black campaign) di ruang digital yang berpotensi mengganggu kualitas demokrasi.

Melalui Program Podcast SERASI, Bawaslu Babel berharap dapat memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi, pemerintah, media, dan masyarakat dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(*)

Bagikan ini: