Dekan dan Dosen FSEI IAIN SAS Babel Lolos Seleksi pada ASEAN International Conference di Jakarta

Bangka ,30/7/2026. Komitmen dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) untuk terus aktif dalam melakukan penelitian dan publikasi ilmiah kembali membuahkan hasil.

Abstrak yang disubmit oleh Dekan FSEI bersama tim penulis dinyatakan lolos seleksi dan direkomendasikan untuk dipresentasikan pada The 14th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (AICIF) 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Konferensi internasional bergengsi ini akan berlangsung pada tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026 di Jakarta. Mengusung tema besar “Islamic Finance in the Contemporary Global Economy: Innovation, Stability, and Sustainability” , AICIF 2026 menjadi forum akademik yang mempertemukan para peneliti, akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara di kawasan ASEAN untuk memperkuat jejaring, kolaborasi riset, serta diskusi mengenai perkembangan keuangan Islam.

Abstrak yang berhasil lolos seleksi tersebut berjudul MAPPING THE NEXUS OF ISLAMIC SOCIAL FINANCE AND DIGITAL ECONOMY: A BIBLIOMETRIC REVIEW (2013–2026).

Tim penulis terdiri dari Hendra Cipta (Dekan FSEI), Misbahul Munir, Rifyal Zuhdi Gultom, Yudi Rudi, dan Khoirina Ulfa. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tren penelitian global yang menghubungkan Islamic social finance dengan ekonomi digital, serta mengeksplorasi implikasi temuan tersebut terhadap prioritas riset ekonomi Islam ke depan.

Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik terhadap 404 dokumen yang bersumber dari metadata Scopus yang diterbitkan dalam rentang waktu 2013 hingga 2026.

Dengan memanfaatkan perangkat lunak VOSviewer untuk pemetaan ko-okurensi dan bibliographic coupling, riset ini diharapkan mampu memberikan peta jalan (roadmap) yang komprehensif mengenai perkembangan literatur di bidang keuangan sosial Islam dan ekonomi digital.

Temuan dari penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengayaan khazanah keilmuan, tetapi juga menjadi acuan bagi para peneliti dan pembuat kebijakan dalam menentukan arah riset ekonomi Islam ke depan yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

Konferensi internasional ini juga akan menghadirkan sejumlah keynote speaker terkemuka dari berbagai negara.

Di antaranya adalah Prof. Dr. M. Kabir Hasan, Ph.D dari University of New Orleans, Amerika Serikat, serta Prof. M. Ishaq Bhatti, Ph.D dari La Trobe University Melbourne, Australia.

Kehadiran para pakar internasional ini semakin menegaskan bahwa AICIF 2026 merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan pemikiran-pemikiran terbaik di bidang keuangan Islam dari seluruh dunia.Kegiatan AICIF sebelumnya diselenggarakan di UNIDA Gontor Ponorogo pada akhir tahun 2025.

Untuk tahun 2026 ini, FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan konferensi yang melibatkan kampus-kampus di kawasan ASEAN.

Lolosnya abstrak dari tim Dekan dan dosen FSEI ini menjadi bukti nyata bahwa sivitas akademika FSEI terus menunjukkan eksistensinya di kancah penelitian internasional.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa di lingkungan FSEI untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah, serta berkontribusi bagi pengembangan ekonomi dan keuangan Islam di tingkat global.

Dengan terpilihnya abstrak ini untuk dipresentasikan, FSEI kembali meneguhkan komitmennya dalam mendorong budaya riset dan publikasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik dan daya saing institusi di tingkat internasional.(*)

Bagikan ini: