
Bangka,11/8/2026. Sebanyak 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengikuti Program Profiling ASN (ProASN) Berbasis Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di UPT BKN Pangkalpinang.
Asesmen ini merupakan bagian dari Program Percepatan Penyediaan Data Potensi dan Kompetensi ASN Kementerian Agama melalui kerja sama dengan BKN.
Program tersebut bertujuan untuk memperoleh data yang akurat, objektif, dan terintegrasi terkait potensi serta kompetensi ASN, guna mendukung implementasi Manajemen Talenta ASN secara nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kerja ASDMA IAIN SAS Babel Inggi Irandy,S.Kom.,M.M turut hadir mendampingi seluruh peserta. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses asesmen, mulai dari administrasi, teknis pelaksanaan, hingga koordinasi dengan pihak Kantor UPT BKN Pangkalpinang.
Inggi mengatakan tahapan Profiling ASN yang dirancang untuk mengukur berbagai aspek, mulai dari potensi dasar, kompetensi manajerial sosiokultural, hingga karakteristik personal yang relevan dengan pengembangan karier dan jabatan ASN ke depan.Ujarnya
Kepala Biro AUAK Dr.H.Yayat Supriyadi,M.Si menilai bahwa keikutsertaan dalam Program Profiling ASN BKN ini memiliki arti penting, tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas ASN secara menyeluruh.
"Data hasil Profiling ASN akan menjadi dasar dalam pemetaan talenta, pengembangan kompetensi, serta penempatan ASN sesuai dengan potensi dan keahliannya masing-masing" ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan transformasi tata kelola kelembagaan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), khususnya dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.
Dengan terlaksananya Profiling ASN ini, IAIN SAS berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung kebijakan strategis Kementerian Agama RI, khususnya dalam percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi ASN yang valid dan komprehensif sebagai pondasi pengembangan manajemen talenta di masa depan.(*)


