Mahasiswa IAIN SAS Babel Jadi Satu-satunya Delegasi KKN Internasional ke Arab Saudi

Mekkah. Mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Babel Satu-satunya Delegasi KKN Internasional ke Arab SaudiDini Safiril Ilmi, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, terpilih menjadi satu-satunya mahasiswa dari kampusnya yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Arab Saudi.Sabtu,15/8/2026.

Program KKN Internasional tersebut merupakan hasil kolaborasi IAIN SAS Bangka Belitung dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam program ini, sebanyak 10 mahasiswa terlibat sebagai peserta, terdiri atas lima mahasiswa dan lima mahasiswi.Selama 45 hari, para peserta akan melaksanakan kegiatan KKN di Sekolah Indonesia Mekkah, Arab Saudi.

Program tersebut menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman akademik, sosial, dan budaya di lingkungan internasional.Bagi Dini, keterlibatan dalam program ini menjadi sebuah pengalaman berharga sekaligus membawa nama IAIN SAS Bangka Belitung ke kancah internasional.

Sebagai mahasiswa Prodi KPI, keikutsertaannya juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas wawasan mengenai pendidikan dan kehidupan masyarakat Indonesia di luar negeri.Bagi Dini, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena dipercaya menjadi satu-satunya delegasi dari IAIN SAS Bangka Belitung untuk mengikuti program internasional tersebut.“Saya sangat bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi satu-satunya delegasi dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Bagi saya, ini bukan hanya tentang pergi ke Arab Saudi, tetapi tentang membuktikan bahwa kesempatan dan mimpi tidak pernah mengenal batas,” ungkap Dini.

Menurutnya, berasal dari kampus yang berada di daerah bukanlah alasan untuk membatasi diri dalam meraih mimpi. Justru, kesempatan ini menjadi pembuktian bahwa mahasiswa dari daerah juga mampu bersaing, berkembang, dan mengambil bagian dalam berbagai kesempatan di tingkat nasional maupun internasional.

“Bagi saya, tidak ada batas bagi sebuah mimpi. Meskipun saya menjadi satu-satunya mahasiswa yang berasal dari kampus daerah dalam program ini, saya percaya setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi dan berprestasi. Yang terpenting adalah tetap berani mencoba, terus belajar, dan tidak mudah menyerah,” tuturnya.

Pelaksanaan KKN Internasional di Sekolah Indonesia Mekkah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peserta maupun institusi yang terlibat. Selain menjalankan program pengabdian, para mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkenalkan potensi mahasiswa Indonesia di lingkungan internasional.Keikutsertaan Dini sebagai satu-satunya delegasi dari IAIN SAS Bangka Belitung menjadi capaian yang membanggakan sekaligus peluang untuk membawa nama baik kampus di tingkat internasional.

Program KKN selama 45 hari di Arab Saudi ini diharapkan menjadi pengalaman yang memperkaya kompetensi dan memberikan manfaat bagi pengembangan diri maupun institusi setelah kembali ke tanah air.(*)

Bagikan ini: