Prodi Pariwisata Syariah IAIN SAS Babel Hadiri Peringatan Hari Pariwisata Dunia 2026 di Museum Timah Indonesia

Pangkalpinang, 27 September 2026 — Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day) 2026 yang dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026, bertempat di Museum Timah Indonesia, Pangkalpinang.Kegiatan yang mempertemukan berbagai insan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut dihadiri oleh Kaprodi Pariwisata Syariah Al Fakhri Zakirman, MA dan Sekprodi Pariwisata Syariah Agnes Fransiska Dewi, M.Par.

Kehadiran pengelola program studi menjadi bagian dari komitmen Prodi Pariwisata Syariah dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pariwisata di Bangka Belitung.

Selain unsur pimpinan program studi, kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Prodi Pariwisata Syariah semester V, di antaranya Marzalena, Ervina, Anjelina dan Aknes. Keterlibatan mahasiswa memberikan kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi secara langsung dengan para pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata sekaligus memperoleh pengalaman praktis di luar lingkungan perkuliahan.

Kegiatan peringatan Hari Pariwisata Dunia 2026 ini dikoordinasikan oleh Toto Haribowo Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia dan diikuti oleh berbagai unsur insan pariwisata di Bangka Belitung.

Museum Timah Indonesia dipilih sebagai lokasi kegiatan yang sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal lebih dekat salah satu aset sejarah dan budaya penting di Kota Pangkalpinang.

Bagi Prodi Pariwisata Syariah IAIN SAS Babel, momentum Hari Pariwisata Dunia menjadi ruang penting untuk memperkenalkan peran pendidikan tinggi dalam pengembangan pariwisata di daerah.

Mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik mengenai pariwisata, tetapi juga didorong untuk memahami dinamika industri, potensi destinasi, pelestarian budaya, serta pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan pelaku industri pariwisata.

Al Fakhri Zakirman, MA menyampaikan bahwa keterlibatan Prodi Pariwisata Syariah dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring mahasiswa dan program studi dengan ekosistem pariwisata di Bangka Belitung.

“Momentum Hari Pariwisata Dunia ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para insan pariwisata dan melihat bagaimana potensi pariwisata daerah dikembangkan. Prodi Pariwisata Syariah tentu ingin terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal,” ujarnya.

Keterlibatan mahasiswa semester V juga menunjukkan bahwa pembelajaran pariwisata dapat dilakukan melalui pengalaman langsung di lapangan. Interaksi dengan pelaku pariwisata diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus membangun kesiapan mereka menghadapi dunia kerja dan berkontribusi dalam pengembangan pariwisata Bangka Belitung.

Peringatan Hari Pariwisata Dunia 2026 di Museum Timah Indonesia menjadi salah satu momentum bagi Prodi Pariwisata Syariah IAIN SAS Babel untuk semakin memperkuat posisi sebagai bagian dari ekosistem pariwisata Bangka Belitung serta membangun sinergi yang lebih luas dengan para pemangku kepentingan pariwisata di daerah.(*)

Bagikan ini: