LP2M IAIN SAS Gelar Expose dan Evaluasi KKN 2026, Perkuat Dampak Pengabdian Mahasiswa bagi Masyarakat

Bangka,12/10/2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung menggelar kegiatan Expos dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 sebagai momentum untuk mempresentasikan hasil pengabdian mahasiswa sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program KKN di tengah masyarakat dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-22. Bertempat di Gedung Terpadu Lantai II,Senin,12/10/2026.

Ketua LP2M Dr. Hj. Soleha,M.A menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi tahun pertama pelaksanaan expose KKN yang secara khusus diarahkan untuk memaparkan hasil, mengevaluasi program, serta mengukur keberlanjutan dampak pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.“KKN bukan sekadar datang ke desa, melaksanakan program kerja, kemudian selesai dan meninggalkan lokasi pengabdian.

Lebih dari itu, KKN harus mampu meninggalkan dampak, menghadirkan solusi, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus,” tegas Ketua LP2M.

Menurutnya, pelaksanaan KKN di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Belitung Timur(Beltim) menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pengabdian perguruan tinggi yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

“Yang ingin kita lihat bukan hanya berapa banyak program yang dilaksanakan, tetapi apa perubahan yang dihasilkan. Apa manfaat yang dirasakan masyarakat? Apa yang bisa dilanjutkan oleh pemerintah desa? Dan apa kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan di lapangan? Inilah yang harus dipaparkan dalam ekspose KKN,” ujarnya.

Ke depan, LP2M juga akan mendorong program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang semakin relevan dengan karakteristik dan potensi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Potensi wisata, kawasan pesisir, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan produk lokal, serta pengembangan inovasi berbasis kebutuhan daerah menjadi sejumlah arah yang dapat dikembangkan melalui program pengabdian yang lebih terintegrasi.

“Kita ingin KKN ke depan tidak hanya meninggalkan kenangan bagi mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga meninggalkan perubahan. Desa harus memperoleh manfaat, masyarakat harus merasakan dampaknya, dan program yang baik harus memiliki peluang untuk berlanjut. Itulah ukuran keberhasilan pengabdian perguruan tinggi yang sesungguhnya,” pungkasnya..

Sementara itu, Rektor IAIN SAS Babel, Prof.Dr.H.Janawi,M.Ag Expose dan Evaluasi KKN 2026 ini patut kita apresiasi bersama. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. "Kita ingin KKN ke depan tidak sekadar menjalankan program rutin, tetapi benar-benar menghadirkan kerja nyata, inovasi, dan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Rektor.

Ia juga menekankan pentingnya mendorong hasil KKN agar memiliki luaran yang lebih produktif dan terukur. Inovasi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat diarahkan pada pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), termasuk potensi paten sederhana untuk invensi yang sesuai dengan ketentuan, maupun bentuk perlindungan kekayaan intelektual lainnya sesuai karakter karya yang dihasilkan.

Selain penguatan substansi pengabdian, Rektor memandang perlu adanya kajian serius mengenai integrasi KKN dengan kegiatan akademik lainnya, seperti magang dan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK), sesuai karakteristik program studi, capaian pembelajaran, serta ketentuan akademik yang berlaku.Tutupnya

Selanjutnya Presentasi Program Kerja KKN Kelompok Desa Bentaian Jaya dengan tema Program Kerja Rocket Stove (Pengolahan Sampah) dan Digitalisasi QRIS Infaq & Donasi, Kelompok Desa Air Kelik dengan tema Program Kerja Praktik Kerajinan Daur Ulang (Gantungan Kunci).

lalu Kelompok Desa Kelubi dengan tema Program Kerja penanaman bibit toga yang berkolaborasi dengan RPH(Rumah Pangan Hidup) terakhir Kelompok Desa Tanjung Labu dengan tema Program Kerja Digitalisasi UMKM Desa Labu website Tanjung berbasis : https://talabizmar ket.vercel.app.Penyerahan Sertifikat KKN oleh Rektor Mahasiswa kepada KKN 20206 didampingi Ketua LP2M dan Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat.

Expose dan Evaluasi KKN Tahun 2026 di hadiri oleh Wakil rektor I, Katim PPM Bappeda Provinsi Bangka Belitung.,Dinsos Provinsi Babel, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Belitung Timur,Ketua LP2M dan DPL(*)

Bagikan ini: