
Pangkalpinang — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) II IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyelenggarakan Workshop Kesehatan Mental di SMA Negeri 4 Pangkalpinang pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Fauziyah Shabirah, S.Si., Ketua Forum Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2024–2025, sebagai pemateri.
Workshop ini diikuti oleh 50 siswa kelas X yang telah ditentukan oleh pihak sekolah.Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Life Skill dan Pencegahanh Kekerasan Seksual dalam Mewujudkan Kesehatan Mental yang Sehat dan Berdaya bagi Siswa SMAPA”.
Workshop bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya keterampilan hidup (life skill) sebagai bekal dalam mengenali diri, mengelola emosi, serta menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.
Dalam penyampaian materi bertajuk “Upgrade Tentang Kita: Bicara Soal Life Skill”, kak Fauziyah Shabirah mengajak siswa untuk memahami dan mengembangkan keterampilan hidup yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Materi meliputi pengenalan diri, pengelolaan emosi dan stres, berpikir kritis dan kreatif, pengambilan panitia keputusan,pelaksana pemecahan masalah, komunikasi efektif, empati, serta kemampuan membangun hubungan interpersonal yang sehat.
Melalui materi tersebut, siswa didorong untuk lebih mengenali potensi diri, memahami perasaan, serta menentukan sikap secara bijaksana ketika menghadapi persoalan pribadi maupun sosial. Keterampilan asertif juga menjadi bagian penting dalam pembahasan, khususnya kemampuan menyampaikan pendapat, menolak ajakan yang tidak sesuai, dan menetapkan batasan diri dengan tetap menghargai orang lain.
Selain penguatan life skill, siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga diri dan mengenali perilaku yang melanggar batasan pribadi sebagai langkah awal pencegahan kekerasan seksual.
Kesadaran untuk berani berkata tidak, menghargai batasan orang lain, serta mencari bantuan kepada guru BK atau orang dewasa tepercaya menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh remaja.
Melalui workshop ini, mahasiswa PPLK IAIN SAS Bangka Belitung berharap siswa SMA Negeri 4 Pangkalpinang dapat menerapkan keterampilan hidup dalam keseharian, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun pergaulan.
Kegiatan ini diharapkan turut mendukung terbentuknya generasi muda yang percaya diri, mampu mengelola emosi, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental diri sendiri dan orang lain.(*)

