Akrab dengan Engrang Sejak Kecil, Mahasiswi IAIN SAS Babel Sabet Juara 1 PKM IV Se-Sumatera

Palembang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera Tahun 2026.

Mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Sarah Azzahwa, berhasil meraih Juara 1 Cabang Engrang Putri setelah tampil gemilang sejak babak penyisihan hingga partai final yang berlangsung di halaman parkir gerbang depan Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (30/9/2026).

Kompetisi yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mempertemukan peserta dari berbagai PTKIN se-Sumatera. Pada babak penyisihan, empat kampus bertanding secara bersamaan dengan jarak tempuh 25 meter. Sarah yang mengenakan nomor punggung 03 langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil memimpin perlombaan.

Keunggulan tersebut berlanjut pada babak semifinal yang mempertemukan tiga kampus dengan jarak tempuh yang sama, yakni 25 meter. Dengan langkah yang mantap dan penuh percaya diri, Sarah kembali menjadi yang terdepan dan memastikan tiket menuju babak final.

Pada partai puncak, Sarah berhadapan dengan perwakilan UIN Jambi dalam perlombaan dengan jarak tempuh 50 meter. Dengan kecepatan dan keseimbangan yang luar biasa, Sarah berhasil melesat meninggalkan lawannya hingga menyentuh garis finis pertama dan mengamankan gelar juara.

Keberhasilan Sarah tidak lepas dari kedekatannya dengan permainan tradisional engrang sejak kecil. Mahasiswi asal Desa Paya Benua, Kabupaten Bangka tersebut mengaku telah akrab dengan permainan itu dalam kehidupan sehari-harinya. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga yang mengantarkannya meraih prestasi di tingkat regional.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi IAIN SAS Babel, tetapi juga menjadi bukti bahwa permainan tradisional daerah masih hidup dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. Di tengah perkembangan era digital, engrang sebagai warisan budaya nusantara tetap memiliki nilai edukatif, sportif, dan budaya yang patut dilestarikan oleh generasi muda.

Prestasi Sarah turut menambah semangat kontingen IAIN SAS Babel dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan pada PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026. Keberhasilannya menjadi pengingat bahwa kearifan lokal dan budaya daerah dapat menjadi kekuatan yang mengharumkan nama institusi sekaligus daerah asal di tingkat yang lebih luas.(*)

Bagikan ini: