Dorong Penguatan Mutu Fakultas, GKM FDKI IAIN SAS BABEL Gelar Rapat Bersama Tim GKM Prodi

Bangka,8/10/2026. BANGKA — Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu akademik di tingkat fakultas. Rapat berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026, di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung FDKI, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan FDKI, Dr. Noblana Adib, M.Pd.I., M.A., GKM Fakultas Anja Kusuma Atmaja, M.Sos., serta perwakilan GKM Program Studi Psikologi Islam, yakni Chitra Fraghini, M.Psi., Psikolog dan Zulkarnain, M.A.. Turut mengikuti rapat Abi Apriyadi, M.A., selaku GKM Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam.Rapat membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan tata kelola akademik serta peningkatan mutu proses pembelajaran di lingkungan FDKI. Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian adalah penetapan Koordinator Rumpun Ilmu pada mata kuliah.

Keberadaan Koordinator Rumpun Ilmu dipandang strategis untuk membangun koordinasi sekaligus menjaga kesinambungan keilmuan antarmata kuliah dalam rumpun yang sama.

Koordinator nantinya diharapkan berperan dalam pengembangan mata kuliah, koordinasi dosen pengampu, serta proses evaluasi dan penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Agenda berikutnya berkaitan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi yang telah ditetapkan.

Pembahasan difokuskan pada pemetaan CPL terhadap mata kuliah yang tercantum dalam kurikulum. Dengan demikian, setiap mata kuliah diharapkan memiliki kontribusi yang terukur dan jelas dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan.

Rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE menjadikan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama pendidikan.

Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran tidak semata-mata menitikberatkan pada materi yang disampaikan dosen, tetapi juga pada kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran.

Dalam penyusunan RPS berbasis OBE, terdapat keterkaitan yang perlu diperhatikan antara CPL, CPMK, Sub-CPMK, materi pembelajaran, metode pembelajaran, pengalaman belajar mahasiswa, serta asesmen atau penilaian.

Keselarasan berbagai komponen tersebut diharapkan mampu menghasilkan proses pembelajaran yang lebih sistematis, terukur, dan selaras dengan capaian lulusan yang telah ditetapkan oleh masing-masing program studi.

Sebagai langkah lanjutan, GKM FDKI turut merancang pelaksanaan pelatihan penyusunan RPS berbasis OBE bagi dosen pengampu mata kuliah.

Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesamaan pemahaman di antara para dosen terkait penerapan OBE sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dalam menyusun RPS yang memenuhi standar penjaminan mutu akademik.

Melalui rapat tersebut, GKM FDKI menegaskan komitmennya untuk terus membangun dan memperkuat budaya mutu di lingkungan fakultas.

Sinergi antara GKM Fakultas dan GKM Program Studi diharapkan dapat mendukung tersusunnya perangkat pembelajaran yang lebih sistematis sekaligus berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan FDKI.

Rapat kemudian ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti berbagai hasil pembahasan, meliputi koordinasi penetapan Koordinator Rumpun Ilmu, pemetaan CPL terhadap mata kuliah, persiapan pelaksanaan pelatihan RPS berbasis OBE, serta pendampingan dan evaluasi RPS setelah pelatihan dilaksanakan.(*)

Bagikan ini: