Berita

IAIN Hadirkan Karo Perencanaan Kemenag dalam Raker Penyusunan Anggaran

Bangka (IAINSAS)-Beberapa bulan menuju tahun 2021, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung adakan Rapat Kerja Penyusunan Anggaran Tahun 2021... Baca Selengkapnya

PBAK IAIN SAS BANGKA BELITUNG GELAR SECARA VIRTUAL

Bangka (IAINSAS)-IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung telah melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Ajaran... Baca Selengkapnya

IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Wisuda Drive Thru Ditengah Pandemi

Bangka (IAIN) – Pandemi COVID-19 masih terus menghantui Indonesia, bahkan Dunia. Banyak sekali kegiatan yang dibatasi, ditunda, hingga... Baca Selengkapnya

Terjadi Kendala Pada Sistem dan Jaringan, Ujian Psikotes CPNS Kemenag Dijadwalkan Ulang

Bangka,18/9/2020. Pelaksanaaan ujian Psikotes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Formasi Tahun 2020 yang dilaksanakan serentak di... Baca Selengkapnya

Pelepasan KKN Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam

Bangka (IAINSAS) - Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN SAS Bangka Belitung menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 13 Kelurahan... Baca Selengkapnya

Artikel

Faktor Penyebab Kegagalan Pendidikan Agama Di Sekolah

Penulis : M. Abduh (Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Palembang) | Diposting oleh Administrator | 08 Mei 2015

Kenakalan remaja dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini menuntut penanganan yang serius dan segera dari semua pihak mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Penanganan yang serius dalam pelaksanaan pendidikan agama pada sekolah meliputi aspek kurikulum yang berkaitan dengan metode dan pendekatan dalam pembelajaran dan aspek keteladanan guru. Berkaitan dengan metode, ceramah masih menjadi satu-satunya metode yang banyak digunakan para guru dalam pembelajaran agama sehingga pembelajaran menjadi membosankan. Demikian pula berkaitan dengan pendekatan dalam proses pembelajaran agama masih lebih menekankan pada aspek kognitif belum sampai pada upaya menjadikan pengetahuan yang bersifat kognitif tersebut menjadi makna dan nilai. Kurangnya keteladanan dari para guru lebih-lebih para orang tua dan masyarakat ikut menyumbang kegagalan pendidikan agama pada sekolah.

Key word : pendidikan agama, sekolah.

Artikel selengkapnya: http://bdkpalembang.kemenag.go.id/faktor-penyebab-kegagalan-pendidikan-agama-di-sekolah/