Berita

Evaluasi Penyusunan Ortala PTKN

Diposting oleh Administrator | Senin, 09 Desember 2019

Bangka, (05/12/2019). Rapat Evaluasi Penyusunan Organisasi Tatalaksana (Ortala) di Ruang Rapat Lt.2 Gedung Terpadu IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang dimoderatori oleh Drs. H. Tumiran, M.H. Kepala Biro AUAK IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung ini dihadiri oleh Rektor IAIN SAS Babel Dr. Zayadi, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Tertentu dan Pelaksana di IAIN SAS Babel yang seluruhnya berjumlah 33 peserta.
Penugasan peserta sekaligus pengarahan dan pembinaan oleh Biro Organisasi Tatalaksana (Ortala) ini membahas dua agenda yaitu, memotret perkembangan organisasi pasca perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan evaluasi dokumen analisis jabatan dan analisis beban kerja pegawai.
Rektor IAIN dalam sambutannya mengatakan bahwa “setelah adanya perubahan bentuk dari STAIN menjadi IAIN, banyak sekali dampak positif yang kita rasakan yaitu meningkatnya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi ke IAIN SAS Babel ini secara signifikan, yang berdampak pada meningkatnya jumlah mahasiswa dan adanya penambahan dua program studi baru sesuai dengan kebutuhan di desa. Maka dari itu, yang harus kita lakukan adalah meningkatkan akreditasi dan mengembangkan sarana dan prasarana kampus”.
Bapak Lukman Hakim selaku narasumber dari Biro Ortala Kementerian Agama RI mengatakan dalam arahannya bahwa, “kita harus betul-betul memetakan mana saja jabatan yang bisa difungsionalkan, mana yang dihilangkan agar tidak merugikan kita. Tidak semua jabatan bisa difungsionalkan, ada jabatan yang bisa dan tidak bisa difungsionalkan, ada yang tetap di struktural”.
“Berdasarkan diskusi Biro Ortala dengan Sekjen Kemenag bahwa untuk tahap pertama pada perguruan tinggi, eselon III dan IV akan dihilangkan, karena jabatan fungsional dan para dosen lah yang lebih banyak bergerak. Tetapi dengan adanya komunikasi, interaksi dan kolaborasilah yang tetap dapat mengoptimalkan sumberdaya yang ada”, tambahnya.

Penulis : Mega Farayannie /Ayaknan
Editor : Turmuzi