
Bukittinggi. Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, H. Musa, M.Kom.I. melakukan kunjungan akademik ke Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Bukittinggi pada Rabu (30/7/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Yusuf Afandi, M.Sos., di ruang Kaprodi KPI.
Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi kelembagaan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarlembaga dalam bidang pengembangan laboratorium dan program studi.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai strategi penguatan laboratorium sebagai sarana pendukung pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang dakwah, komunikasi, dan teknologi informasi.
Selain membahas optimalisasi fungsi laboratorium, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam pengembangan program-program akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Laboratorium diharapkan tidak hanya menjadi tempat praktikum, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset terapan, serta pengembangan keterampilan mahasiswa.
H. Musa menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola laboratorium dan pelayanan akademik.
Melalui kegiatan saling berbagi pengalaman dan praktik baik, setiap institusi dapat saling memperkuat dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Sementara itu, Yusuf Afandi menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap komunikasi yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kerja bersama yang bersifat implementatif, seperti pengembangan laboratorium, pelatihan mahasiswa, pertukaran pengalaman pengelolaan laboratorium, serta kegiatan akademik lainnya.
Pertemuan yang berlangsung secara konstruktif tersebut diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan fakultas yang bergerak di bidang dakwah, komunikasi, dan penyiaran Islam.(*)
