LPPM IAIN SAS Gelar Pendampingan Re-Akreditasi Jurnal, Perkuat Kualitas Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Bangka,15/10/2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melalui Pusat Penelitian dan Penerbitan menggelar kegiatan Pendampingan Re-Akreditasi Jurnal pada Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung ini bertujuan memperkuat kesiapan pengelola jurnal dalam memenuhi persyaratan dan kelengkapan dokumen re-akreditasi melalui sistem Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional (ARJUNA).

Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM IAIN SAS Bangka Belitung, Mursyidul Wildan, M.H., bersama para Editor in Chief, editor, dan pengelola jurnal dari berbagai unit di lingkungan kampus bersama-sama mencermati kembali kelengkapan dokumen borang re-akreditasi seiring dengan pembaruan instrumen akreditasi jurnal melalui ARJUNA.

Menurutnya, perubahan instrumen tersebut perlu disikapi secara bersama-sama agar setiap jurnal dapat memenuhi persyaratan akreditasi secara tepat dan sesuai dengan standar yang berlaku.

“Karena instrumen akreditasi jurnal melalui ARJUNA saat ini telah diperbarui, kita perlu bersama-sama mencermati kelengkapan dokumen borang re-akreditasi.

Setiap pengelola jurnal perlu memastikan bahwa dokumen, tata kelola, dan berbagai persyaratan yang dibutuhkan telah dipenuhi dengan baik,” pesannya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan serupa akan terus ditingkatkan pada masa mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah sekaligus mendorong peningkatan capaian akreditasi jurnal di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung.

Pendampingan ini melibatkan jurnal Sustainable dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan dari Pascasarjana, serta Al-Muarrib: Journal of Arabic Education dari Fakultas Tarbiyah. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh pengelola jurnal dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam serta jurnal-jurnal lain yang menjadi bagian dari agenda pendampingan re-akreditasi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara kolaboratif melalui pemeriksaan dan perbaikan berbagai kelengkapan dokumen serta persyaratan yang diperlukan dalam proses re-akreditasi. Para peserta terlibat aktif mengevaluasi jurnal yang dikelola masing-masing, mengidentifikasi aspek yang masih perlu dibenahi, dan melakukan penyesuaian berdasarkan standar pengelolaan jurnal ilmiah.

Melalui pendampingan ini, diharapkan setiap pengelola jurnal semakin memahami persyaratan akreditasi, meningkatkan ketertiban dokumentasi, serta memperkuat konsistensi penerapan standar pengelolaan jurnal ilmiah. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu publikasi akademik dan penguatan reputasi ilmiah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.(*)

Bagikan ini: