Mahasiswa Hima Prodi BKI Sukses Gelar Workshop Konseling Part 2

avatar Tong Hari
Tong Hari
Mahasiswa Hima Prodi BKI Sukses Gelar  Workshop Konseling Part 2
Foto Bersama Peserta Workshop Konseling

Pemberian Plakat Kepada Narasumber
Pemberian Plakat Kepada Narasumber

IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (HIMA BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam negeri Syaikh Abdurrahman Siddik mengadakan Workshop Konseling Part 2. Kegiatan ini diselenggarakan secara offline dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dilaksanakan pada Kamis (17/06/2021).

Pemateri yang dihadirkan pada workshop ini yaitu Abi Apriyadi, S.Sos., M.A Dosen BKPI IAIN SAS Bangka Belitung beliau ini merupakan alumni mahasiswa BKI IAIN SAS Bangka Belitung yang alhamdulillah sekarang beliau sudah menjadi dosen di program studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam.

Materi yang disampaikan sangatlah menarik dan sangat bermanfaat bagi mahasiswa calon konselor, materi yang beliau sampaikan yaitu mengenai SFBC/T (Solution Focus Brief Counseling/Therapy).

Kegiatan workshop seperti ini tentunya sangatlah bermanfaat dimana materi-materi yang disampaikan di workshop ini belum didapatkan di kelas, inilah keuntungan dengan adanya workshop konseling ini selain menambah wawasan mengenai konseling, dapat juga menambah bekal keterampilan konselor, ujar Rahmat selaku Ketua HIMA.

Eva Harista, M.Pd Kaprodi Bimbingan dan konseling Islam menyampaikan dalam sambutannya bahwa beliau sangat mengapresiasi sekali kegiatan yang diselengarakan oleh Hima BKI ini, meskipun HIMA BKI ini sebenarnya baru terbentuk diakhir 2020 kemarin akan tetapi para pengurus HIMA BKI ini dalam beberapa bulan terakhir sangat aktif sekali  mengadakan kegiatan akademik ataupun kegiatan-kegiatan ilmiah, dan kegiatan-kegiatan pengembangan diri maupun skill.

Eva mengingatkan kepada anggota HIMA untuk jangan mudah merasa puas atas capaian yang sudah diraih saat ini. Tak lupa dalam sambutannya, Ia juga mengucapakan terima kasih kepada Bapak Abi Apriyadi yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan ilmunya.  Dan juga beliau mendorong mahasiswa  untuk bisa mengatur waktunya antara organisasi dengan kuliah karena saat ini mahasiswa didorong untuk terbiasa terlibat dalam membuat artikel.

 

(Penulis: Wahyu Firdaus)