
MANGGAR, 14 Agustus 2026 — Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung yang tergabung dalam KKN Desa Kurnia Jaya Tahun 2026 menggelar sosialisasi Peduli Stunting kepada 40 siswa dan siswi MTsN 1 Manggar, Belitung Timur, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya gizi serta pencegahan stunting.Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan sosialisasi kepada para peserta. Mahasiswa KKN kemudian memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami stunting dan faktor-faktor yang dapat memengaruhinya.
Sosialisasi disampaikan dengan mengacu pada materi Mahasiswa Peduli Stunting (PENTING) dalam rangka peningkatan gizi pada kelompok 3B.Pada penyampaian materi, peserta diperkenalkan dengan pengertian stunting.
Stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan otak serta tumbuh kembang anak.
Peserta juga diberikan pemahaman bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.
Mahasiswa kemudian menjelaskan beberapa faktor penyebab stunting, di antaranya praktik pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses terhadap makanan bergizi, keterbatasan layanan kesehatan, serta kurangnya akses terhadap air bersih dan sanitasi.
Pemahaman mengenai faktor tersebut diberikan agar peserta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi.Selain membahas penyebab, sosialisasi juga menjelaskan dampak stunting.
Dalam materi disebutkan bahwa stunting dapat berdampak terhadap perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, kemampuan kognitif, hingga produktivitas pada masa dewasa. Karena itu, pencegahan stunting membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak.
Dalam program Mahasiswa PENTING, mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan melalui edukasi, peningkatan kesadaran, advokasi stunting, serta penyuluhan kepada masyarakat. Mahasiswa juga dapat mendorong pemahaman mengenai menu sehat dan pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi.
Kegiatan sosialisasi yang diikuti 40 siswa dan siswi MTsN 1 Manggar tersebut diharapkan dapat menambah wawasan peserta mengenai stunting sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan dan gizi.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN Desa Kurnia Jaya 2026 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah edukatif dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga berharap dapat turut berkontribusi dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi melalui kegiatan KKN.
Program Mahasiswa PENTING sendiri diarahkan untuk melibatkan mahasiswa dalam upaya penurunan stunting melalui KKN Tematik, magang berdampak, dan pengabdian kepada masyarakat.(*)

