
Pangkalpinang,25/7/2026. Semarak peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu masih terasa hangat. Kali ini, keceriaan tersebut hadir di Panti Asuhan Muara Kasih Bunda, Pangkalpinang, berkat inisiatif dari mahasiswa Praktik Profesi Lapangan (PPL) Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung yang menjalani penempatan di Qtha Psychology.Mengusung tema "Tumbuh Ceria, Bereksplorasi Sensori", kegiatan sosial dan edukatif ini dirancang khusus untuk memberikan stimulasi tumbuh kembang sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan.
Berbagi Keceriaan Lewat Eksplorasi Sensori dan Kepedulian Sosial.Kegiatan yang berlangsung meriah ini dimeriahkan dengan berbagai sesi permainan interaktif yang berfokus pada eksplorasi sensori anak.
Melalui pendekatan psikologis yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk aktif bergerak, merasakan tekstur, serta melatih motorik dan sensorik mereka dalam suasana penuh tawa.
Tidak hanya menghadirkan permainan edukatif, para mahasiswa PPL juga wujud nyata kepedulian sosial dengan berbagi rezeki, berupa bantuan sandang dan pangan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak di Panti Asuhan Muara Kasih Bunda.
Aksi sosial ini digawangi oleh empat mahasiswa PPL Psikologi Islam IAIN SAS Babel, yaitu Fatia, Sovia, Sinta, dan Imam. Kehadiran mereka di lapangan didampingi langsung oleh Koordinator Lapangan Qtha Psychology, Sity Sugesti Pratiwi, S.Psi, yang juga merupakan alumni dari Prodi Psikologi Islam IAIN SAS Bangka Belitung.
Didukung Penuh Dosen Pembimbing Lapangan Kegiatan mulia di minggu pertama masa magang ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siska Dwi Paramitha, M.Psi., Psikolog. Ia menyampaikan dukungan penuh atas terlaksananya program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat ini."
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa PPL yang sukses direalisasikan pada minggu pertama penempatan mereka. Kami tentu menyambut dan mendukung penuh inisiatif positif ini," ujar Siska Dwi Paramitha.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan di panti asuhan ini merupakan rangkaian lanjutan dari program kerja mahasiswa sebelumnya. Pada awal masa penempatan, kelompok mahasiswa PPL ini telah lebih dulu menggelar sosialisasi edukatif bertajuk "Edukasi Personal Safety" di PAUD Taman Savalaq.
Melalui program tersebut, mereka mengenalkan pentingnya mengenalkan dan melindungi diri sendiri sejak usia dini kepada anak-anak.
Melalui rangkaian program PPL yang aplikatif ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu psikologi Islam yang didapat di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga menumbuhkan jiwa sosial, empati, serta profesionalisme yang tinggi sebagai calon psikolog dan praktisi masa depan.(*)


