Hubungi humas

Pendampingan Reakreditasi Program Studi Psikologi Islam IAIN SAS Bangka Belitung Perkuat Kesiapan Menuju Akreditasi Terbaik

Bangka, 24 Juli 2026 – Program Studi Psikologi Islam (PI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam(FDKI), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Pendampingan Reakreditasi Program Studi pada 22–23 Juli 2026 bertempat di Gedung Terpadu Lantai II.

Kegiatan ini merupakan tahapan strategis sebelum proses submit dokumen akreditasi melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO) menggunakan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 5.1.

Kegiatan pendampingan bertujuan memastikan seluruh dokumen, data dukung, dan eviden telah memenuhi standar yang dipersyaratkan. Selain itu, pendampingan menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Program Studi Psikologi Islam guna memperkuat budaya mutu dan meningkatkan peluang memperoleh hasil akreditasi terbaik.

Pendampingan diikuti oleh pimpinan fakultas, PLT Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, tim penyusun dokumen akreditasi, serta melibatkan alumni.

Selama dua hari, peserta bersama tim pendamping menelaah kesesuaian dokumen, kelengkapan data, serta capaian kinerja program studi berdasarkan indikator penilaian IAPS 5.1, mulai dari tata pamong dan tata kelola, sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, kerja sama, hingga luaran tridarma.

Sebagai bagian dari proses evaluasi, Program Studi Psikologi Islam juga menghadirkan alumni yang telah berkarier di berbagai sektor, baik instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha dan industri, maupun lembaga sosial.

Kehadiran para alumni memberikan masukan mengenai relevansi kurikulum, kompetensi lulusan, serta kebutuhan dunia kerja terhadap lulusan Psikologi Islam. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga dalam penyempurnaan dokumen akreditasi.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr.H. Iqrom Faldiansyah, M.A. menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan sebelum proses submit SAPTO merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek penilaian telah dipersiapkan secara optimal."

Reakreditasi bukan sekadar proses administratif, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan.

Kami berharap seluruh proses ini dapat menghasilkan akreditasi terbaik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi Psikologi Islam," ujar Dekan.

Sekretarsi Program Studi Psikologi Islam Wahyu Kurniawan, M.Psi menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika berkomitmen menghadirkan dokumen yang akurat dan menggambarkan kondisi nyata program studi."Kami terus melakukan penyempurnaan dokumen berdasarkan hasil evaluasi bersama tim pendamping.

Masukan dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan menjadi bagian penting agar dokumen yang diajukan melalui SAPTO benar-benar mencerminkan kualitas Program Studi Psikologi Islam secara komprehensif," ungkap Wahyu.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhamad Uyun, S.Psi., M.Si., selaku narasumber dan tim pendamping reakreditasi, menekankan bahwa proses penyusunan dokumen harus didasarkan pada data yang valid serta implementasi nyata dari setiap indikator penilaian."

Akreditasi bukanlah sekadar menyusun dokumen yang baik, tetapi bagaimana dokumen tersebut mampu menunjukkan budaya mutu yang benar-benar diterapkan dalam penyelenggaraan program studi.

Setiap data harus valid, setiap indikator harus memiliki bukti yang kuat, dan setiap capaian harus dapat dipertanggungjawabkan.

Jika hal tersebut dipenuhi secara konsisten, maka peluang memperoleh hasil akreditasi terbaik akan semakin besar," jelas Prof. Dr. Muhamad Uyun, S.Psi., M.Si.

Beliau juga mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh tim Program Studi Psikologi Islam IAIN SAS Bangka Belitung dalam mempersiapkan proses reakreditasi."Saya melihat adanya komitmen yang kuat dari seluruh sivitas akademika untuk terus melakukan perbaikan.

Pendampingan ini bukan hanya bertujuan mempersiapkan proses submit SAPTO, tetapi juga membangun sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan sehingga kualitas program studi akan terus meningkat dari waktu ke waktu," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Psikologi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, alumni, pengguna lulusan, serta pendampingan dari para pakar, Program Studi Psikologi Islam optimistis dapat melalui proses submit dokumen SAPTO IAPS 5.1 dengan baik dan memperoleh hasil akreditasi yang membanggakan.(*)

Bagikan ini: