Perkuat Spiritual Warga Binaan, KUA Rangkui, Mahasiswa IAIN SAS dan UBB Gelar Ceramah Agama Tafsir Surah An-Nas di Lapas Perempuan Pangkalpinang

Pangkalpinang, 31 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan serta memperkokoh nilai-nilai spiritual bagi warga binaan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rangkui berkolaborasi dengan mahasiswa IAIN SAS Babel dan Universitas Bangka Belitung (UBB) menyelenggarakan kegiatan ceramah keagamaan di Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang pada Jumat (31/7/2026). 

Kegiatan pembinaan rohani ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rangkui, Dwiyana Ocviyanti, M.Pd., sebagai penceramah utama dengan mengusung tema kajian "Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nas". Dalam pemaparannya, Dwiyana Ocviyanti menjelaskan secara mendalam tentang hakikat dan kandungan Surah An-Nas. 

Dwiyana menekankan pentingnya menjadikan surah tersebut sebagai benteng spiritual dan pedoman hidup utama bagi umat Islam dalam kehidupan sehari-hari."Surah An-Nas mengajarkan kita untuk senantiasa memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT dari berbagai bentuk godaan, bisikan kejahatan, serta pengaruh negatif yang dapat merusak keimanan maupun akhlak. Al-Qur'an harus kita jadikan pegangan hidup dalam menghadapi berbagai persoalan dan ujian kehidupan," ujarnya.

Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh antusiasme dari para warga binaan. Acara dipandu secara terstruktur oleh Rehulina selaku pembawa acara, dan diawali dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur'an (Kalam Ilahi) yang dibawakan oleh Wazipah yang merupakan mahasiswa program studi Bimbingan dan Konselig Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Seluruh warga binaan tampak menyimak materi ceramah dengan perhatian penuh. Melalui sesi pembinaan ini, diharapkan mereka memperoleh motivasi moral untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai bekal positif dalam menata masa depan.

Kegiatan keagamaan tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin kembali oleh Wazipah, memohon keberkahan, kemudahan, keselamatan, serta hidayah Allah SWT bagi seluruh peserta dan jajaran yang terlibat. 

Sinergi berkelanjutan antara KUA Kecamatan Rangkui, mahasiswa IAIN dan Universitas Bangka Belitung, dan Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang diharapkan dapat terus terjalin erat. 

Program pembinaan mental dan spiritual ini menjadi langkah strategis untuk membekali warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat.(*)    

Bagikan ini: