Septaviona, Salah Satu Perwakilan IAIN SAS Babel dalam ajang PKM II Se-Sumatera

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie
Septaviona, Salah Satu Perwakilan IAIN SAS Babel dalam ajang PKM II Se-Sumatera
Penampilan Septaviona

IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Hari pertama Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) II Se-Sumatera di UIN Imam Bonjol Padang dimulai pada Jumat, 28 Mei 2021 pukul 08.00 WIB secara daring (dalam jaringan) melalui aplikasi Zoom Meeting dan disaksikan oleh PTKIN Se-Sumatera.

Pada hari pertama perlombaan ini, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengirimkan empat peserta dalam empat cabang, yaitu Musabaqah Hafidz Quran (MHQ), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pemilihan Dai Mahasiswa (Pildama) dan Story Telling

Story Telling adalah cabang lomba dalam bidang seni yang digawangi oleh Septaviona yang akrab disapa Septa, Mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung semester dua Program Studi Pendidikan Agama Islam. 

Beberapa aspek yang dijadikan kriteria penilaian oleh juri dalam cabang story telling adalah pemilihan judul, alur cerita, pengucapan, kelengkapan cerita, nilai-nilai dalam cerita, bahasa tubuh, diksi, intonasi, media dan kostum, penguasaan panggung serta durasi.

Lomba story telling bukanlah kali pertama bagi Septa. Pasalnya sejak berada di bangku SMP dan SMA, Septa beberapa kali mengikuti lomba Story Telling. Tetapi dalam ajang PKM II Se-Sumatera ini memberikan pengalaman yang luar biasa baginya. “ini adalah pengalaman yang luar biasa Bu, karena ini pertama kalinya tampil pada Story Telling Se-Sumatera. Septa juga belajar banyak dari PKM II kali ini dengan melihat penampilan dari PTKIN lain dan itu menjadi motivasi untuk Septa kedepannya”, ungkap Septa sesaat setelah perlombaan berakhir.

Septaviona membawakan cetita rakyat Belitung yang berjudul Putri Pinang Gading dengan durasi yang sediakan selama 10 menit. Sebelum dilaksanakan perlombaan, peserta Story Telling telah mengirimkan cerita yang akan dibawakan kepada panitia PKM II Se-Sumatera. Dalam tata tertib lomba, peserta dipersilahkan membawa kostum dan properti yang dibutuhkan, tetapi tidak diperbolehkan membawa teks cerita maupun catatan dalam bentuk apapun saat tampil.

“Septa memilih cerita Putri Pinang Gading sendiri karena ceritanya sudah jarang didengar dan menyesuaikan dengan durasi yang disediakan oleh panitia yaitu 10 menit, jadi Septa harus memilih cerita yang tidak terlalu panjang”, sambungnya.

Tidak sendirian, Septaviona didampingi oleh official khusus yaitu Primalita Putri Distina, M.Psi., Psikolog. Septa berharap ajang PKM II Se-Sumatera ini menjadi awal yang baik bagi dirinya selama menjalankan perkuliahan, “semoga kedepannya bisa lebih semangat lagi, lebih giat berlatih dan semoga ini menjadi awal yang baik untuk Septa kedepan selama kulian”. Tidak hanya harapan bagi dirinya sendiri, Septa juga berharap IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik menjadi PTKIN yang lebih baik lagi. Tak lupa, Septa mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

PKM II Se-Sumatera secara daring ini akan terlus berlangsung hingga Senin, 31 Mei 2021. cabang perlombaan yang akan diikuti selajutnya adalah Pop Solo Islami, MTQ Putri, Pildama Putri, Puitisasi A-Quran, Business Plan dan Filem Pendek yang dapat disaksikan langsung di kanal Youtube IAIN SASBABEL secara live.

 

(Penulis: Mega Paraiyannie | Editor: H. Ika Robiantari)