Hubungi humas

Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental Anak, RS BAZNAS Gandeng Mahasiswa PPL IAIN SAS Babel Gelar Edukasi Parenting dan Aksi Cegah Stunting

Pangkalpinang, 24/7/2026. Mahasiswa Praktik Profesi Lapangan (PPL) dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI)IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berkolaborasi dengan Rumah Sehat BAZNAS Pangkalpinang ( RS BAZNAS ) sukses menyelenggarakan kegiatan Edukasi Parenting dan Pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Rabu, 22 Juli 2026.

Berlokasi di Aula Rumah Sehat BAZNAS, kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh tim kesehatan RS BAZNAS yang diwakili oleh Bidan Siti Nurhasanah (Bidan Ana), para mahasiswa PPL IAIN SAS Babel Despita ( Psikologi Islam).,Karisma Indira ( Psikologi Islam).,Novia Ananda ( Bimbingan Konseling Islam) dan Muhammad Rizki ( Bimbingan Konseling Islam), serta sekitar 20 orang ibu yang membawa anak balita mereka.

Program terpadu ini berfokus pada penguatan kapasitas orang tua dalam menerapkan pola asuh positif (positive parenting) serta pengelolaan emosi keluarga.

Melalui sesi edukasi, para peserta dibekali dengan keterampilan praktis untuk menjalin komunikasi terbuka tanpa kekerasan verbal serta teknik regulasi emosi harian.

Langkah ini diambil guna menciptakan iklim keluarga yang hangat, harmonis, dan aman bagi kesehatan mental anak sejak usia dini.

Melengkapi aspek pengasuhan emosional, kegiatan ini juga menyasar penanganan isu stunting yaitu kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Langkah intervensi ini sangat krusial mengingat dampak stunting yang dapat memicu daya tahan tubuh anak menjadi lemah, membatasi pertumbuhan fisik, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis di masa depan.

Dalam aksi nyata pencegahan stunting, Bidan Ana bersama tim medis RS BAZNAS dan mahasiswa PPL memfasilitasi pemeriksaan tumbuh kembang anak, mencakup pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Lingkar Kepala.

Selain itu, dilakukan pula penyaluran bantuan PMT serta suplementasi gizi kepada 20 anak penerima manfaat. Paket pangan bergizi yang dibagikan meliputi susu bubuk, telur, biskuit, sayuran segar, serta vitamin sirup Anabion.

Dalam kesempatan tersebut, Bidan Ana menekankan pentingnya keseimbangan antara asupan gizi dan pengasuhan dalam keluarga."

Pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh bukan hanya dari kecukupan gizi fisik, tetapi juga melalui ikatan kasih sayang dan pengasuhan yang tepat.

Melalui pemeriksaan fisik, pembagian PMT, dan vitamin ini, kita menjaga nutrisi anak di masa emasnya.

Sementara melalui edukasi parenting, kita mendampingi para ibu agar dapat menerapkan pola asuh yang hangat, komunikatif, dan responsif. Anak yang sehat dan cerdas berawal dari gizi yang cukup serta ikatan emosional keluarga yang kuat "ujar Bidan Ana.

Senada dengan hal tersebut, Despita selaku perwakilan mahasiswa PPL IAIN SAS Babel turut menyampaikan pesan hangat mengenai esensi dari pendampingan orang tua terhadap anak."Anak-anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna tanpa cela.

Mereka hanya membutuhkan orang tua yang mau hadir, mau mendengar, dan mau terus belajar bersama mereka. Semoga sedikit materi dan kebaikan yang kita bagikan hari ini dapat membawa kehangatan baru serta kebahagiaan di rumah masing-masing"tutur Despita.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang sehat secara fisik dan emosional melalui dua pendekatan utama: penguatan parenting dan aksi pencegahan stunting.

Sinergi strategis antara lembaga amil zakat dan akademisi ini diharapkan mampu membawa dampak nyata yang berkelanjutan dalam menekan angka stunting serta mewujudkan ketahanan keluarga di Bangka Belitung.(*)

Bagikan ini: