Wujudkan Muslim Sehat dan Kuat, FDKI IAIN SAS Babel Gandeng Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Pangkalpinang. Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Prosesi penandatanganan dihadiri langsung oleh Dekan FDKI IAIN SAS Babel, Dr. H. Iqrom Faldiansyah, M.A., yang didampingi oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Pebri Yanasari, M.A. Sementara dari pihak mitra, hadir Kepala Klinik Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang, dr. Neneng Nurmalia, bersama jajaran pejabat internal lembaga.

Dalam sambutannya, Dekan FDKI Dr. H. Iqrom Faldiansyah, M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi Rumah Sehat Baznas. Ia menilai lembaga ini memiliki peran vital sebagai representasi kepedulian sosial Islam di Indonesia."

Rumah Sehat Baznas merupakan wajah baik di Indonesia dalam membantu masyarakat muslim dan melayani orang sakit. Ikhtiar ini dikemas dalam bentuk dakwah agar mereka bisa menjadi muslim yang sehat dan kuat," ujar Dr. Iqrom.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ruang lingkup PKS ini akan berfokus pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang membawa kemaslahatan luas."FDKI menjalin kerja sama ini dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Tujuannya adalah saling tolong-menolong dalam kebaikan agar keberadaan kita bisa memberikan manfaat nyata bagi orang lain, sesuai prinsip Khairun-naasi anfa'uhum lin-naas (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia dekatnya)," tambahnya.

Sambut hangat juga disampaikan oleh Kepala Klinik Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang, dr. Neneng Nurmalia. Pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi sivitas akademika FDKI untuk mengimplementasikan poin-poin kesepakatan tersebut."

Kami menyambut baik dan dengan tangan terbuka kerja sama antara FDKI dan Rumah Sehat Baznas ini. Tempat ini bisa menjadi ladang menimba ilmu sekaligus pusat kegiatan positif dalam membantu para mustahik (penerima zakat)," kata dr. Neneng.

Ia optimistis kolaborasi ini akan melahirkan berbagai program inovatif yang menguntungkan kedua belah pihak di masa depan. "Dengan adanya Perjanjian Kerja Sama ini, kita dapat menjalankan program bersama demi kemajuan FDKI dan Rumah Sehat Baznas," pungkasnya.

Melalui kemitraan ini, mahasiswa FDKI—khususnya dari Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, dan psikologi Islam diharapkan dapat mengintegrasikan ilmu konseling berbasis spiritual dalam mendampingi pasien di Rumah Sehat Baznas, sekaligus memperkuat pilar pengabdian masyarakat yang inklusif.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan langkah awal dari lahirnya berbagai program konkret yang memadukan pendekatan spiritual dan layanan kesehatan.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa FDKI khususnya dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam kini memiliki ruang strategis untuk mengaplikasikan ilmu mereka secara langsung dalam mendampingi dan memulihkan kondisi psikologis serta spiritual para mustahik di Rumah Sehat Baznas.(*)

Bagikan ini: