
Jakarta– Setelah tiba di Jakarta, Dini Safiril Ilmi, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, resmi bergabung dengan rombongan mahasiswa KKN Internasional dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebelum bertolak menuju Arab Saudi.Sabtu,8/8/2026
Rombongan KKN Internasional yang diberangkatkan berjumlah 11 orang, terdiri atas 10 mahasiswa, yakni 5 mahasiswa dan 5 mahasiswi, serta didampingi oleh 1 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Bahrul Yaman, S.Sos., M.Si.
Dalam rombongan tersebut, Dini menjadi satu-satunya delegasi dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang berkolaborasi bersama mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Suasana keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta berlangsung penuh semangat dan keakraban.
Momen pertemuan perdana antara Dini dan rekan-rekan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi awal terjalinnya kebersamaan dalam satu tim pengabdian.
Sebelum memasuki ruang keberangkatan, Dini berkenalan lebih dalam dengan seluruh peserta, melakukan koordinasi akhir, serta mengabadikan momen kebersamaan sebagai tanda resmi dimulainya perjalanan pengabdian internasional.
Program KKN Internasional ini akan dilaksanakan selama 45 hari di Sekolah Indonesia Mekkah, dengan sasaran pengabdian kepada siswa-siswi Indonesia yang tinggal dan menetap di Kota Mekkah.
Melalui kolaborasi ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, memperluas jejaring antarperguruan tinggi, serta menjadi representasi mahasiswa Indonesia yang membawa nilai-nilai akademik, sosial, dan keislaman di tingkat internasional.
Menjelang keberangkatan, Dini Safiril Ilmi mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mewakili IAIN SAS Babel dalam program internasional tersebut.
Ia berharap dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta membawa pengalaman dan manfaat yang dapat dibagikan kepada kampus setelah program berakhir.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan kampus, para dosen, keluarga, teman dan semua pihak yang telah memberikan doa serta dukungan.
Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi terbaik selama mengabdi di Sekolah Indonesia Mekkah.
Saya juga berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengikuti berbagai program internasional dan terus mengharumkan nama kampus di tingkat global. Tak ada batas bagi mimpi.
Meski kita berasal dari kampus yang berada di daerah, kesempatan untuk mengikuti program internasional tetap terbuka bagi siapa saja yang berani berusaha, belajar, dan percaya pada proses.
"Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, rombongan KKN Internasional resmi bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk memulai rangkaian kegiatan pengabdian sebagai duta perguruan tinggi Indonesia di Sekolah Indonesia Mekkah.(*)
