Pascasarjana IAIN SAS Babel Gelar Yudisium ke- XVI, 28 Lulusan Resmi Sandang Gelar Magister

Bangka, 3/11/2026. Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Yudisium XVI dengan tema “Illuminating Mind, Empowering Ummah: Merawat ilmu, Membangun Negeri Berkhimat untuk Harmoni Bangka Belitung” yang bertempat di Gedung Aula Gedung Terpadu IAIN SAS Babel, Selasa (3/11/2026).

Dari 28 lulusan mahasiswa program magister itu, 19 orang mahasiswa dari Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) berhak menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd), dan 9 Mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) berhak menyandang gelar Magister Ekonomi (M.E).

Kegiatan berlangsung dengan rangkaian acara yang meliputi Pembacaan ayat suci Al-Qur'an , Lagu Indonesia Raya, Mars IAIN SAS Babel, sambutan Direktur Pascasarjana, sambutan Rektor IAIN SAS Babel, pembacaan Surat Keputusan Direktur tentang peserta yudisium, penyerahan penghargaan, penyematan selempang, serta foto bersama.

Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Irawan, M.S.I mengucapkan selamat kepada 28 Peserta yudisium dari Magister Ekonomi Syariah dan Magister Pendidikan Agama Islam di pascasarjana. Kami seluruh civitas akademika Pascasarjana atas capaian studi S2 ini. Pada hari ini kami telah mendelegasikan semua alumni untuk mentransformasikan dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di tengah masyarakat di seluruh pelosok Indonesia dan khususnya juga di Bangka Belitung, ujarnya.

Ia berharap, 28 lulusan tersebut mampu membawa bekal keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan pascasarjana untuk berkontribusi nyata, khususnya bagi pembangunan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Selamat kepada seluruh peserta yudisium. Setelah menyelesaikan pendidikan kurang lebih dua tahun, saudara-saudara kini memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. Jangan sampai ilmu yang diperoleh hanya berhenti di ruang akademik, tetapi harus hadir dan memberikan manfaat nyata," pesannya

.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan ekonomi, sosial, pendidikan, hingga keagamaan. Karena itu, lulusan Magister Ekonomi Syariah dan Magister Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu mengambil peran strategis sesuai bidang keilmuannya.

Lulusan MES diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan usaha masyarakat, serta mendorong praktik ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sementara itu, lulusan MPAI diharapkan menjadi penggerak pendidikan dan dakwah yang mampu membangun kesadaran keagamaan, memperkuat karakter generasi muda, serta mencerdaskan kehidupan masyarakat.

"Ilmu yang saudara miliki harus didistribusikan kepada masyarakat. Kehadiran para magister ini diharapkan dapat membantu pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga sosial, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi umat," tegasnya.

Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan dan gelar akademik yang diraih, tetapi juga dari seberapa besar ilmu pengetahuan mampu memberikan perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.

Senada dengan hal itu, Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. H. Janawi, M.Ag., yang hadir sekaligus memberikan sambutan, menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para peserta yudisium.

Ia mengajak seluruh hadirin untuk turut mendoakan kemajuan IAIN SAS, khususnya setelah dilaksanakannya asesmen lapangan terhadap Pemekaran Fakultas menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), serta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Fakultas Tarbiyah."Alhamdulillah, tahapan asesmen lapangan telah dilaksanakan.

Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar IAIN SAS agar setiap proses yang kita jalani memperoleh hasil terbaik dan membawa kemajuan bagi institusi yang kita cintai ini," ungkap Rektor.

"Mari kita cintai kampus ini. Kampus ini adalah rumah perjuangan dan rumah ilmu kita bersama. Visi besar yang sedang kita emban adalah menjadikan IAIN SAS sebagai Kampus unggul, transformatif, dan Intregatif. Ini bukan hanya tugas pimpinan, tetapi tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan IAIN SAS Babel.

Salah satu cita-cita besar yang menjadi perhatian adalah transformasi kelembagaan dari institut menjadi universitas."Kalau ingin melanjutkan studi S3 Studi Islam, sekarang tidak perlu jauh-jauh keluar Bangka.

IAIN SAS telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meraih pendidikan doktoral di kampus sendiri. Mari manfaatkan kesempatan ini dan bersama-sama membangun tradisi akademik yang lebih kuat di daerah kita," ungkap Rektor.

Menutup sambutannya, Rektor kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium.

Ia berharap gelar akademik yang diperoleh tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Adapun peserta yudisum terbaik program magister yaitu atas nama Tuti Suharyati dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan IPK 4,00 dan Nopa Tulhasanah dari Program Studi Magister Ekonomi Syariah dengan IPK 3,85.

Acara Yudisium ke-XVI dihadiri oleh tamu undangan dari beberapa instansi dan mitra IAIN SAS Babel di antaranya dari Kantor Kementerian Agama Provinsi Babel, Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Sumsel Babel Syariah, Plt.Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, Para Kepala Sekolah dan Para Dosen Program Pascasarjana IAIN SAS Babel.(*)

Bagikan ini: