DWP IAIN SAS Babel Berikan Tali Asih untuk Anggota yang Melahirkan, Solidaritas Organisasi Dijaga

Pangkalpinang,2/11/2026. Jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melakukan tali asih atas kelahiran putra/putri dari Ny. Ibu Atika, M.Ak (Dosen FSEI), istri Bapak Iskandi, M.Pd.I (Dosen FTAR), Ibu Umi Habibah (Pengasuh UPT Ma’had Al-Jami’ah) dan Istri pak Anja Kusuma Atmaja, M.Sos(Dosen FDKI), anggota DWP yang baru melahirkan. Senin,2/11/2026.

Kegiatan ini jadi bentuk kepedulian nyata organisasi kepada anggotanya, terutama saat memasuki fase penting dalam keluarga.

Wakil Ketua DWP IAIN SAS Babel, Ny. Hj. Maria Susanti Iskandar, M.Pd menyebut tali asih bukan sekadar kunjungan, tetapi cara DWP menjaga kedekatan dan rasa saling memiliki di antara anggota.

“Melalui tali asih ini, kami ingin hadir di saat anggota kami sedang menjalani kebahagiaan besar dalam keluarga. Ini bentuk perhatian, dukungan, dan kebersamaan yang harus terus hidup di lingkungan DWP,” ujar Maria Susanti Iskandar

Ia menilai, kehadiran pengurus di tengah anggota yang baru melahirkan juga membawa pesan bahwa organisasi tidak berhenti pada agenda formal, tetapi ikut membersamai kehidupan anggotanya.

“DWP harus terasa manfaatnya. Saat ada anggota yang bersuka cita, kami ikut hadir. Kedekatan seperti ini yang membuat organisasi tetap hangat dan kuat,” katanya.

Ny. Hj. Maria Susanti Iskandar, M.Pd mengatakan perhatian kepada anggota yang melahirkan menjadi bagian dari budaya organisasi yang ingin terus dirawat.

“Perhatian kecil seperti ini punya arti besar. Kami ingin setiap anggota merasa diperhatikan, dihargai, dan tidak berjalan sendiri saat menjalani fase penting dalam keluarganya,” kata Ny. Hj. Maria Susanti Iskandar, M.Pd.

Menurutnya, tali asih juga menjadi penguat ikatan antar pengurus dan anggota, sehingga DWP tidak hanya dikenal aktif dalam kegiatan, tetapi juga hadir dalam sisi kemanusiaan.“Semangat kebersamaan harus dijaga dengan tindakan nyata.

Tali asih ini menjadi salah satu cara sederhana, tetapi berdampak, untuk merawat solidaritas di internal DWP IAIN SAS Babel,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan terus menjadi tradisi yang hidup di lingkungan DWP IAIN SAS . Bukan hanya sebagai bentuk empati, tetapi juga langkah konkret menjaga organisasi tetap dekat, relevan, dan dirasakan anggotanya saat dibutuhkan.(*)

Bagikan ini: