Alumni IAIN SAS Babel Berbagi Pengalaman Kuliah, Beasiswa, hingga Dunia Kerja kepada Orang Tua Siswa SMA Negeri 1 Toboali

Toboali, 14 September 2026 - SMA Negeri 1 Toboali menggelar kegiatan Sosialisasi TKA dan Jenjang Karier Kelas XII Tahun 2026, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan SMA Negeri 1 Toboali tersebut menjadi wadah bagi siswa dan orang tua untuk memperoleh gambaran mengenai persiapan melanjutkan pendidikan serta menentukan jenjang karier setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA.

Dalam kegiatan tersebut, Sandryan Rhamadhan, yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Toboali sekaligus alumni IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung, turut hadir sebagai pemateri untuk berbagi pengalaman perjalanan pendidikan dan kariernya.

Sebagai seseorang yang pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Toboali, Sandryan membagikan pengalaman secara langsung mengenai perjalanan yang dilaluinya setelah lulus hingga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di IAIN SAS Babel.

Dalam sesi sharing bersama orang tua siswa, Sandryan lebih banyak membahas mengenai pengalaman selama menjalani perkuliahan, peluang mendapatkan beasiswa seperti Beasiswa Bank Indonesia dan lainnya, serta tips dan trik mempersiapkan diri untuk memperoleh beasiswa.

Ia juga menceritakan bagaimana kesempatan tersebut dapat membantu mahasiswa dalam menjalani pendidikan di perguruan tinggi sekaligus mengembangkan potensi diri.Tidak hanya mengenai beasiswa, Sandryan turut berbagi pengalaman dalam membangun kompetensi selama kuliah melalui berbagai aktivitas, organisasi, magang, serta pengalaman di bidang komunikasi, media, dan kreatif. Menurutnya, pengalaman-pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja.

“Selama kuliah, jangan hanya berfokus pada nilai akademik. Manfaatkan waktu untuk mencari pengalaman, membangun kemampuan, mengikuti kegiatan, dan mencoba berbagai peluang, karena hal-hal tersebut yang nantinya akan sangat membantu ketika masuk ke dunia kerja,” ujar Sandryan dalam sesi sharing.

Kepada para orang tua, Sandryan juga menyampaikan bahwa kuliah tidak selalu harus dipandang sebagai beban biaya bagi keluarga. Berbagai program beasiswa dan peluang pendidikan dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa. Namun, diperlukan kemauan untuk mencari informasi, mempersiapkan persyaratan, serta berani mengikuti proses seleksi.

Kehadiran Sandryan sebagai alumni SMAN 1 Toboali memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Pengalaman yang dibagikan menjadi contoh nyata bahwa perjalanan pendidikan dan karier dapat terus berkembang setelah lulus dari sekolah, termasuk melalui kesempatan melanjutkan pendidikan, memperoleh beasiswa, mengembangkan kompetensi, hingga memasuki dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua dapat memperoleh perspektif yang lebih luas dalam mendampingi anak menentukan pilihan pendidikan dan karier. Sementara bagi siswa kelas XII, pengalaman alumni dapat menjadi motivasi untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan dan kehidupan setelah lulus dari SMA.(*)

Bagikan ini: