Dosen sekaligus Pengurus FDKI Mengaji IAIN SAS Babel Ambil Peran Strategis di LPTQ Kota Pangkalpinang

*Pangkalpinang, 2 September 2026* — Semangat FDKI Mengaji terus menemukan ruang pengabdian di tengah masyarakat. Sejumlah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) kini mendapat amanah sebagai pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pangkalpinang masa bakti 2026–2030.

Mereka dilantik bersama jajaran pengurus lainnya pada Rabu (2/9/2026) di Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Pelantikan dilakukan oleh Drs. Agustu Afendi, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra*.Kepercayaan tersebut menempatkan sejumlah dosen FDKI pada posisi penting dalam struktur organisasi LPTQ. *Dr. H. Iqrom Faldiansyah, M.A., Dekan FDKI IAIN SAS Babel, dipercaya sebagai Ketua 1.

Sementara itu, H. Musa.M.Kom.I dipercaya mengisi posisi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan. Dua dosen lainnya, yakni Amrullah, M.S.I., Al Fakhri Zakirman,M.A masing-masing dipercaya sebagai Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan serta Anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan Nasrun Supardi,M.A,sebagai Kabid pembinaan., Dr. Nurlaila Supardi, M.Pd.I, sebagai Kabid Pendidikan dan Pelatihan dan M. Amin,M.Ag sebagai anggota bidang Musabaqoh dan Perhakiman.

Kehadiran para dosen FDKI dalam kepengurusan LPTQ menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekuatan akademik dengan kebutuhan pembinaan keagamaan di masyarakat. Bidang yang dipercayakan kepada mereka juga membuka ruang kontribusi dalam pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan program-program keislaman.

Di bawah kepengurusan baru, LPTQ Kota Pangkalpinang memiliki target dan agenda yang cukup strategis. Persiapan menghadapi MTQ tingkat kota yang dijadwalkan pada 30 September mendatang menjadi salah satu agenda prioritas.

Persiapan tersebut diharapkan mampu melahirkan kafilah yang lebih siap sehingga prestasi Pangkalpinang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Namun, orientasi LPTQ tidak berhenti pada pencapaian prestasi di arena MTQ. Pembinaan generasi muda juga menjadi perhatian melalui gagasan menghadirkan program pembelajaran bahasa Arab untuk siswa SMP.

Program pembelajaran bahasa Arab tersebut masih dalam tahap penyusunan draf dan direncanakan melibatkan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dalam penyusunan kurikulum.

Untuk tahap awal, program akan dikembangkan melalui sekolah percontohan atau piloting project.LPTQ dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang akan turut berperan dalam pengembangan program tersebut.

Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran bahasa Arab sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan bagi generasi muda.Bergabungnya para dosen FDKI IAIN SAS Babel dalam kepengurusan LPTQ Kota Pangkalpinang menjadi bukti bahwa peran akademisi dapat hadir dalam berbagai ruang pengabdian.

Melalui ilmu, pengalaman, dan kapasitas yang dimiliki, para dosen diharapkan dapat ikut memberikan kontribusi dalam memperkuat pembinaan Al-Qur’an dan pendidikan keislaman di Kota Pangkalpinang.

Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat FDKI Mengaji untuk menjadikan aktivitas keagamaan sebagai gerakan yang berdampak, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.(*)

Bagikan ini: