
Bangka, 27/8/2026.Institut Agama Islam Negeri(IAIN)Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bekerja sama dengan OJK Institute dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan "Riset Vaganza: Penguatan Industri Jasa Keuangan Melalui Pemahaman Profil, Prilaku dan Resiko Konsumen" di Aula Gedung Terpadu, Kamis, 27 Agustus 2026
Acara ini menghadirkan sejumlah peneliti OJK Institute untuk memaparkan dua hasil riset terbaru, yakni di industri jasa keuangan serta perilaku masyarakat dalam menggunakan pinjaman daring dan pay later.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sekaligus memperkenalkan lebih dekat peran OJK Institute sebagai lembaga riset di bawah Otoritas Jasa Keuangan.
Opening Speech Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya di wakili oleh Soni Prima Nugroho turut menegaskan komitmen OJK dalam memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat melalui sinergi dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, Opening Speech yang disampaikan oleh Rektor IAIN SAS Babel,Prof.Dr.H.Janawi,M.Ag., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan di kalangan sivitas akademika di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Institute dan OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas terselenggaranya kegiatan ini.
Kami berharap kolaborasi antara OJK dan IAIN SAS Babel dapat terus diperkuat, dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Rektor.
Selanjutnya,Keynote Speech Direktur Peneliti OJK Institute, Yunorita Pariman, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan IAIN SAS dalam penyelenggaraan seminar tersebut.
Ia berharap semakin banyak mahasiswa mengenal peran OJK dan OJK Institute sebagai pusat riset di sektor jasa keuangan."Akan dipaparkan dua hasil penelitian mengenai pengaruh penggunaan jasa keuangan serta perilaku masyarakat dalam memanfaatkan pinjaman daring dan paylater".bebernya
“Kami berharap hasil penelitian dan paylater tersebut dapat memberikan manfaat bagi OJK dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, serta mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan bertanggung jawab," ujarnya.
Ke depan, OJK akan terus bersinergi dengan perguruan tinggi dan stakeholder terkait untuk mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas dan bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.
Turut hadir sebagai moderator pada kegiatan Ketua LPM Dr.Ahmad Irvani,M.Ag serta narasumber dari OJK diantaranya Asisten Direktur Peneliti OJK Institut Ahmad Danu P bahas Analisis Perilaku Masyarakat dalam Menggunakan Pinjaman Daring dan Pay Later dan Manajer Peneliti OJK Institut Ambang Febriyanto membahas tentang Pengembangan Model Credit Scoring untuk Konsumen Asuransi Jiwa.Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan.
Kehadiran peserta dari beragam kampus menjadi bukti tingginya minat generasi muda untuk memperoleh wawasan dan informasi yang relevan melalui kegiatan yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Riset Vaganza tersebut.
Kegiatan OJK Riset Vaganza berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(*)



