
Bangka, 25 Oktober 2026. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (PERJUSAMI) yang diselenggarakan Pramuka IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung melalui Racana Tuan Guru Sapat dan Salmah Anmati bersama Pramuka MIN 3 Bangka.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (23–25 Oktober 2026), di Pantai Pukan II tersebut mengusung tema “Membangun Pemuda Pemudi yang Peduli dengan Ekologi dalam Aksi Pramuka Mengabdi”.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk belajar, berinteraksi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Berbeda dari kegiatan perkemahan yang berfokus pada perlombaan, PERJUSAMI kali ini diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang melibatkan peserta dari MIN 3 Bangka.
PERJUSAMI resmi dibuka pada Jumat siang (23/10/2026) oleh Pembina Putri Racana Tuan Guru Sapat dan Salmah Anmati, Nelly Sanawiyah, S.Sos., M.M.
Dalam sambutannya, Nelly menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan kolaborasi tersebut, terutama setelah beberapa bulan Pramuka IAIN SAS Babel tidak mengadakan kegiatan di luar kampus.“Saya sangat bangga dan mendukung kegiatan kolaborasi seperti ini,” ujar Nelly.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjaga semangat kepramukaan peserta agar tidak pernah padam dan mendorong mereka untuk semakin aktif dalam kegiatan Pramuka ke depannya.
Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari membersihkan area pantai, permainan tradisional, penyampaian materi kepramukaan, hingga outbound.
Kebersamaan peserta juga dibangun melalui kegiatan nonton bareng (nobar) dan pentas seni yang menjadi ruang bagi mereka untuk berkreasi serta mempererat hubungan antar peserta.
Ketua Pelaksana, Satria Prayoga, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kerja sama seluruh panitia yang telah mewujudkan kegiatan tersebut di tengah berbagai keterbatasan.
Ia berharap PERJUSAMI dapat menjadi awal dari kegiatan kolaboratif berikutnya, bukan sekadar kegiatan yang berhenti pada satu pelaksanaan.“Harapan saya ini bukan yang terakhir kalinya,” ucap Satria dalam wawancara.
Harapan tersebut menjadi dorongan agar kolaborasi antara Pramuka IAIN SAS Babel dan Pramuka MIN 3 Bangka dapat terus berlanjut melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi peserta maupun lingkungan sekitar.
Rangkaian PERJUSAMI ditutup secara resmi pada Minggu siang (25/10/2026) oleh Pembina Putra Racana Tuan Guru Sapat dan Salmah Anmati, Abdullah, S.Pd.I. Sebelum menutup kegiatan, Abdullah mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu menyelenggarakan perkemahan di tengah keterbatasan serta berharap kegiatan tersebut dapat memicu lahirnya program kepramukaan yang lebih menarik pada masa mendatang.
“Saya sangat bangga dengan Kakak-kakak panitia yang mampu mengadakan kegiatan ini di tengah segala keterbatasan yang ada, semoga kegiatan ini menjadi pemicu kegiatan-kegiatan yang lebih menarik ke depannya,” ujar Abdullah.
Melalui PERJUSAMI, semangat pengabdian Pramuka diharapkan tidak hanya tumbuh selama perkemahan, tetapi juga tercermin dalam kepedulian peserta terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.(*)


