Hubungi humas

Perkuat Kualitas Guru, UT Pangkalpinang dan Prodi PIAUD IAIN SAS Babel Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan PPG

Bangka, 8 Juli 2026. Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Kegiatan implementasi pelaksanaan kerja sama ini berlangsung khidmat pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Ruang Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang sebelumnya telah disepakati oleh pihak UT Pangkalpinang dan IAIN SAS Babel.

Kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi atas dasar prinsip kemitraan dan saling menguntungkan (mutual benefit), khususnya dalam hal Penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Prosesi penandatanganan dan pembahasan implementasi kerja sama ini dihadiri langsung oleh jajaran dari kedua belah pihak.

Dari IAIN SAS Babel, hadir Ketua Program Studi (Kaprodi) PIAUD, Yurinda Withasari,M.Pd., dengan didampingi oleh dua dosen prodi PIAUD, yaitu Dwi Haryanti, M.Pd.I., dan Zonalisa Fhatri,M.Pd.

Sementara itu, delegasi dari perwakilan Universitas Terbuka Pangkalpinang dihadiri oleh Dessy Mayasari, S.IP., M.AP., Gayatria Oktalina, S.Pd., M.Pd., serta Dwi Ayu Lestari, S.Hut., M.Si.

Melalui kolaborasi ini, UT Pangkalpinang dan Prodi PIAUD IAIN SAS Babel berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi, kualifikasi, serta profesionalisme para pendidik anak usia dini di wilayah Bangka Belitung.

Ruang lingkup kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi para guru dan calon guru untuk menempuh pendidikan profesi yang berkualitas.

Sinergi ini disambut baik oleh kedua institusi sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan pemenuhan kualifikasi guru profesional, khususnya di bidang PAUD.

Melalui implementasi kerja sama ini, UT Pangkalpinang dan IAIN SAS Babel optimistis dapat saling melengkapi, baik dari segi pemanfaatan sumber daya manusia, penguatan kurikulum, hingga pelaksanaan sistem pembelajaran.

Langkah taktis ini diharapkan berjalan secara berkesinambungan dan membawa dampak positif yang besar, sekaligus melahirkan generator pendidik anak usia dini di Bangka Belitung yang unggul, berkarakter, dan kompeten.(*)

Bagikan ini: