Semarak HUT RI ke-81 di Desa Penutuk Jadi Wadah Penguat Rajutan Sosial Warga dan Mahasiswa KKN

Desa Penutuk, 15 Agustus 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Penutuk tidak sekadar diisi dengan selebrasi rutin tahunan. Bertepatan dengan hari ke-32 masa pengabdiannya, mahasiswa Kerja Kuliah Nyata (KKN)IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyulap momentum perayaan kemerdekaan menjadi sebuah ruang interaksi sosial yang hangat, menyatukan 257 warga dari berbagai generasi dalam semangat kebersamaan pada Sabtu (15/8).

Sejak pukul 06.30 WIB, lapangan voli dan lapangan bola Desa Penutuk telah bertransformasi menjadi pusat energi kolektif warga. Acara diawali dengan senam bersama yang tak hanya menyegarkan fisik, tetapi juga mencairkan suasana dan meruntuhkan jarak antara warga desa, perangkat pemerintah setempat, serta para mahasiswa. Bukan sekadar ajang adu ketangkasan, 13 kategori perlombaan yang dihadirkan dirancang khusus untuk menguji kekompakan, konsentrasi, serta menyulut gelak tawa yang menghidupkan suasana desa.

Rangkaian lomba tersebut meliputi: Pertama, Ketangkasan & Refleks: Pancing kerupuk, kerupuk digantung, makan biskuit, dan tahan ketawa; Kedua, Kolaborasi & Kerjasama Tim: Lompat karung, joget kursi kilat, tebak gaya, estafet karet, estafet gelas, sarung gaspol, sarung dulang, sedotan cup, hingga balon kaki.Di balik riuhnya sorak-sorai penonton, perlombaan ini menjadi wahana peleburan bagi warga.

Mahasiswa KKN tidak hanya bertindak sebagai panitia teknis, tetapi turun langsung mendampingi, memberi semangat, dan membangun kedekatan emosional dengan para peserta. Dukungan penuh dari perangkat Desa Penutuk turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan hingga pukul 17.00 WIB berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Puncak acara ditutup dengan panggung apresiasi dan pembagian hadiah bagi para pemenang. Namun, senyum dan rasa bangga yang terpancar dari wajah warga mempertegas bahwa kemenangan sejati hari itu adalah terpeliharanya rasa persatuan.

"Kami tidak ingin kegiatan ini dipandang sebagai arena perlombaan biasa. Lebih dari itu, ini adalah perayaan nilai-nilai kemerdekaan yang sesungguhnya—tentang gotong royong, meruntuhkan sekat, dan merawat ikatan kekeluargaan.

Momen ini menjadi salah satu ikatan emosional terindah dalam perjalanan pengabdian kami di Desa Penutuk," ujar perwakilan mahasiswa KKN Desa Penutuk. Dengan berakhirnya sesi pembagian hadiah, perayaan HUT RI ke-81 di Desa Penutuk resmi ditutup. Kegiatan ini sukses meninggalkan jejak kehangatan, kebanggaan, dan jalinan silaturahmi yang makin erat antara mahasiswa KKN, perangkat desa, serta seluruh lapisan masyarakat.(*)

Bagikan ini: