
Bangka,1/6/2026. Dalam suasana penuh kehangatan dan rasa hormat, Rektor IAIN SAS Babel,Prof.Dr.H.Janawi,M.Ag melakukan kunjungan kepada salah seorang Pendiri kampus (STIT,STAI,STAIN dan IAIN) Drs. M. Hanafiah yang saat ini sedang sakit.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian, penghargaan, dan silaturahmi kepada tokoh yang telah berjasa besar dalam merintis serta membangun fondasi lembaga pendidikan hingga berkembang seperti saat ini, pada senin,1/6/2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor didampingi sejumlah pimpinan dan staf. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh keluarga. Selain untuk menjalin silaturahmi, kunjungan ini juga bertujuan memberikan dukungan moril serta mendoakan agar beliau dan keluarganya sabar dan terus mendampingi beliau. Semoga beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan.
Rektor IAIN SAS Babel,Prof.Dr.H.Janawi ,M.Ag menyampaikan doa dan harapan agar salah satu pendiri kampus tersebut segera diberikan kesembuhan serta kekuatan dalam menjalani masa pemulihan. Menurutnya, dedikasi dan pengabdian para pendiri merupakan warisan berharga yang terus menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus mendoakan agar beliau segera pulih. Jasa dan perjuangan beliau dalam membangun kampus ini tidak akan pernah terlupakan. Semangat pengabdian yang telah ditunjukkan menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujar Rektor.
Pada kesempatan tersebut, suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan. Rektor dan rombongan juga berbincang dengan keluarga mengenai kondisi kesehatan sesepuh serta perkembangan proses pemulihannya.
Keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Mereka berharap doa serta dukungan dari seluruh civitas akademika dapat menjadi penyemangat bagi kesembuhan sesepuh.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga hubungan baik dan menghargai jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi kemajuan lembaga. Semoga sesepuh yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.(*)