
Pangkalpinang. Tiga Dosen Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mewakili Provinsi Bangka Belitung mengikuti pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Makassar.
Pelepasan kafilah dilakukan atas nama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dan diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto di VIP Bandara Depati Amir, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Tiga Dosen IAIN SAS Bangka Belitung sebagai peserta untuk mengikuti MTQ KORPRI ke-VIII tersebut atas nama Ela Isnani Munawwaroh, M.Pd Dosen Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Peserta Cabang Hifzil Quran Golongan Juz 30, Dr. Nurlaila, M.Pd.I Dosen Fakultas Tarbiyah Cabang hifzil Quran Golongan Surah Al Baqarah, dan Muhammad Amin, M.Ag, Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Peserta Cabang Khutbah Jumat.
Salah seorang utusan Dosen IAIN SAS Babel Ela Isnani Munawwaroh, M.Pd melalui media WhatsApp menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diperoleh bisa mewakili Provinsi Bangka Belitung untuk ikut berpartisipasi dalam MTQ Korpri tingkat Nasional.
"Atas dukungan dan do'a semua pihak terutama Civitas Akademika IAIN SAS Babel beserta jajarannya, Alhamdulillah kami tiga orang utusan dari IAIN SAS Babel bisa mewakili Provinsi Bangka Belitung dalam MTQ Korpri tingkat Nasional". "Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik", tuturnya.
Sementara itu, Ketua Korpri IAIN SAS Babel Dr. H. Yayat Supriyadi,M.Si mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh Dosen IAIN SAS Babel mewakili Korpri Provinsi Bangka Belitung untuk berlomba pada MTQ Korpri tingkat Nasional. "Ini merupakan prestasi yang luar biasa mewakili Bangka Belitung ke tingkat Nasional.
Semoga nanti juga bisa mendapatkan hasil terbaik dalam rangka mengharumkan nama IAIN SAS Bangka Belitung khususnya dan Korpri Bangka Belitung umumnya di tingkat Nasional.
Dengan persiapan yang matang serta tampil maksimal kami yakin akan mendapatkan hasil terbaik, apalagi melihat pengalaman dan bekal yang dimiliki", tuturnya.(*)

