Pembuatan Rocket Stove: Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan KKN Kelompok 118 Desa Sindangsari

Cianjur, 21 Agustus 2026 — KKN SISDAMAS Kelompok 118 Desa Sindangsari yang terdiri dari mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung telah menyelesaikan pembuatan Rocket Stove selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada 19 hingga 21 Agustus 2026.

Kegiatan berlangsung di halaman belakang rumah Kepala Desa Sindangsari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi praktis bagi masyarakat dalam mengolah sampah non-organik menjadi bahan bakar alternatif yang efisien, sekaligus mengurangi penumpukan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), meliputi SDG 3 (Kesehatan dan Kehidupan Sehat) dengan mengurangi polusi udara akibat pembakaran sampah terbuka, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) yaitu memanfaatkan limbah sebagai sumber energi yang lebih efisien, lalu SDG 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) dengan mewujudkan lingkungan pemukiman yang bersih dan sehat, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui menerapkan prinsip pengurangan, penggunaan kembali, dan pengolahan limbah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh anggota kelompok bekerja sama secara gotong royong. Mahasiswa laki-laki mengerjakan konstruksi dan perakitan alat, sedangkan mahasiswa perempuan membantu persiapan bahan serta memastikan proses pembuatan berjalan lancar.

Semangat kerja sama ini memperkuat nilai persatuan dan partisipasi aktif, yang juga mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui budaya gotong royong. Setelah pembuatan selesai, rangkaian kegiatan selanjutnya adalah serah terima yang dibuka oleh Apriyani selaku pembawa acara.

Acara dilanjutkan dengan sambutan singkat dari Hanif, Ketua Kelompok KKN 118, yang memperkenalkan kehadiran kelompok KKN di Desa Sindangsari serta menyapa seluruh pihak yang hadir.

Selanjutnya, Rivanza memberikan penjelasan secara singkat mengenai Rocket Stove, mulai dari cara kerja, keunggulannya yang menghasilkan panas lebih tinggi dengan asap yang minim, hingga fungsinya sebagai sarana pembakaran sampah non-organik yang lebih aman dan efisien bagi warga desa.

Di akhir acara, Bapak H. Ridwan Wafiq, Kepala Desa Sindangsari, memberikan sambutan sekaligus melakukan penyerahan secara simbolis Rocket Stove kepada masyarakat.

Beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai sangat bermanfaat dan membantu menyelesaikan permasalahan sampah yang selama ini menjadi tantangan di desa.

Kegiatan pendokumentasian dan penyusunan konten berita dilakukan oleh Nayla dan Davina. Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sindangsari tidak hanya memiliki alat yang memudahkan pengolahan sampah non-organik, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan gaya hidup berkelanjutan, demi terwujudnya desa yang bersih, sehat, dan sejahtera sesuai dengan semangat seluruh 17 Prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.(*)

Bagikan ini: