
*Bangka, 28 Agustus 2026* — Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dosen Penasehat Akademik (PA) dan Dosen Pembimbing Skripsi, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah fakultas untuk menyamakan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta memastikan administrasi akademik dan pembimbingan mahasiswa berjalan secara tertib.Kegiatan yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan pengelola akademik FDKI, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kasubbag Tata Usaha (TU), Kepala Laboratorium, Ketua dan Sekretaris Program Studi, hingga seluruh dosen di lingkungan FDKI.Rakor dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi yang disediakan IAIN SAS Babel. Skema tersebut memungkinkan koordinasi tetap berlangsung meskipun sivitas akademika sedang melaksanakan tugas melalui *Work From Home (WFH)*.
Dekan FDKI IAIN SAS Babel, *Dr. H. Iqrom Faldiansyah, M.A.*, dalam arahannya menekankan bahwa koordinasi yang mendukung mutu internal perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga produktivitas dan kualitas kinerja di lingkungan fakultas.
“Kegiatan yang menunjang mutu internal harus terus dilakukan agar produktivitas kerja kita tetap terjaga, dan dengan adanya Zoom Meeting ini, meskipun kita sedang WFH, kita tetap dapat berkoordinasi dengan baik dan memastikan pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dr. H. Iqrom Faldiansyah.
Ia menambahkan, koordinasi rutin diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pimpinan, program studi, tenaga kependidikan, dan dosen dalam memastikan berbagai tugas akademik dan administratif terlaksana secara terarah.Selain penguatan koordinasi, rakor juga membahas optimalisasi administrasi akademik berbasis sistem informasi.
*Wakil Dekan FDKI, Dr. Noblana Adib, M.Pd.I., M.A.*, memberikan paparan mengenai penggunaan dan optimalisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) serta Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER).
Ia mengingatkan seluruh dosen agar aktif melengkapi dan memperbarui data serta dokumen yang diperlukan pada kedua sistem tersebut. “SIAKAD dan SISTER bukan hanya menjadi sarana administrasi, tetapi juga dapat menunjang pengembangan karier akademik dosen, sehingga seluruh dosen perlu mengoptimalkan data dan fitur yang tersedia serta memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah dilengkapi dan diperbarui secara berkala,” jelas Dr. Noblana Adib.
Menurutnya, kelengkapan data dan dokumen digital perlu menjadi perhatian bersama karena dapat mendukung pengelolaan kinerja sekaligus rekam jejak akademik dosen.
Sementara itu, *Kasubbag TU FDKI, Nelly Sanawiyah, S.Sos., M.M.*, menyampaikan sosialisasi mengenai administrasi Surat Keputusan (SK) Dosen Pembimbing Skripsi. Ia meminta para dosen secara berkala memantau SK yang menjadi tanggung jawab masing-masing, termasuk masa berlaku dokumen tersebut.
“Kami mengimbau seluruh dosen untuk selalu memantau SK Dosen Pembimbing, terutama masa berlaku dan kelengkapan administrasinya, karena SK tersebut berkaitan dengan proses administrasi keuangan sehingga perlu dipastikan tetap aktif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Nelly Sanawiyah.
Ia menjelaskan bahwa pemantauan masa berlaku SK penting dilakukan untuk mencegah kendala dalam administrasi pembimbingan maupun proses pencairan keuangan yang berkaitan dengan tugas dosen sebagai pembimbing skripsi.
Rakor kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai Dosen Penasehat Akademik maupun Dosen Pembimbing Skripsi.
Diskusi tersebut menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai administrasi akademik, pemanfaatan sistem informasi, serta berbagai hal teknis yang mendukung kelancaran pembimbingan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, FDKI IAIN SAS Babel terus memperkuat koordinasi internal dan tata kelola akademik yang tertib, efektif, dan terintegrasi. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung kinerja dosen sekaligus meningkatkan kualitas layanan akademik dan pembimbingan mahasiswa di lingkungan FDKI.(*)

