
Bangka,28/10/2026. Bangka,28/10/2026. Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.
Dalam upacara peringatan yang berlangsung khidmat di halaman Gedung Pascasarjana, Rabu (28/10/2026), kampus tersebut menyelenggarakan penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI kepada Prof. Dr. Hadarah, M.Ag., sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian selama 20 tahun kepada negara.
Penganugerahan ini menjadi simbol apresiasi atas perjalanan panjang pengabdian yang dijalani dengan dedikasi, loyalitas, dan integritas. Lebih dari sekadar tanda kehormatan, Satyalancana Karya Satya merepresentasikan penghargaan terhadap komitmen dan konsistensi dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai bagian dari aparatur negara.
Prosesi penyerahan tanda kehormatan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor III IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr. Rada, M.Pd.I., selaku Pembina Upacara. Penyematan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat, sekaligus menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengusung semangat persatuan, perjuangan, dan pengabdian menjadi latar yang bermakna bagi penganugerahan tersebut.
Semangat para pemuda yang dahulu berikrar untuk menyatukan bangsa sejalan dengan nilai-nilai pengabdian yang terus dirawat melalui kerja nyata, tanggung jawab, serta kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
Melalui momentum ini, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menegaskan pentingnya menghargai setiap jejak pengabdian yang telah diberikan. Penghargaan kepada Prof. Dr. Hadarah, M.Ag. diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan serta kemajuan pendidikan.
Di tengah semangat Sumpah Pemuda, penghargaan ini mengingatkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan besar, tetapi juga melalui ketekunan menjalankan amanah setiap hari.
Dua dekade pengabdian menjadi bukti bahwa komitmen dan loyalitas merupakan bagian penting dalam membangun institusi pendidikan yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia.(*)
