Tim Peneliti Kolaborasi Internasional FDKI IAIN SAS Babel Kunjungi Galeri Sejarah Kuala Kubu Bharu Malaysia

Kuala Kubu Bharu, Malaysia — Tim Peneliti Kolaborasi Internasional Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengunjungi Galeri Sejarah Kuala Kubu Bharu, Malaysia, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan penelitian kolaborasi internasional. Melalui galeri tersebut, tim berkesempatan mengenal lebih dekat sejarah Kuala Kubu Bharu dan melihat bagaimana warisan sejarah setempat terdokumentasi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan serta membuka peluang pertukaran pengetahuan dalam konteks penelitian lintas negara.Ketua Peneliti, Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M., menyampaikan bahwa kunjungan ke galeri sejarah dapat memperkaya perspektif tim dalam memahami hubungan antara sejarah, masyarakat, dan perkembangan wilayah.

“Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi tim untuk belajar langsung dari sumber dan narasi sejarah setempat.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya sudut pandang penelitian sekaligus mendorong kolaborasi akademik yang lebih bermakna,” ujarnya.

Anggota peneliti, Gustin, M.Pd, menilai kunjungan tersebut sebagai pengalaman pembelajaran yang penting bagi tim.“Galeri sejarah menghadirkan cara yang menarik untuk memahami perjalanan suatu daerah. Kunjungan ini memberi kami bahan refleksi dan wawasan baru yang dapat mendukung proses penelitian,” tuturnya.

Sementara itu, anggota peneliti Dr. H. Iqrom Faldiansyah, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga memperkuat nilai kolaborasi dalam penelitian internasional.

“Pertemuan dengan sejarah dan budaya setempat menjadi pengingat bahwa penelitian membutuhkan keterbukaan terhadap beragam perspektif. Semoga kegiatan ini mempererat kerja sama dan menghasilkan kontribusi akademik yang bermanfaat,” katanya.

Tim berharap kunjungan ke Galeri Sejarah Kuala Kubu Bharu Malaysia dapat menjadi salah satu pengalaman berharga dalam rangkaian penelitian kolaborasi internasional FDKI IAIN SAS Babel.

Selain memperkaya pemahaman sejarah, kegiatan ini diharapkan turut memperkuat hubungan akademik dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia.(*)

Bagikan ini: