Hubungi humas

“Pesen Mak”, Film Pendek Lenteras IAIN SAS Babel Angkat Identitas Budaya Mapur di SEIBA 2026

PADANG,10/7/2026. Karya film pendek berjudul Pesen Mak produksi komunitas Lenteras (Lensa Terang) IAIN SAS Babel tampil dalam cabang Pertunjukan Film Pendek pada ajang 4th SEIBA International Festival. Film tersebut ditayangkan di Gedung Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Kampus III UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (9/7/2026).

Pesen Mak mengisahkan sebuah pesan sederhana dari seorang ibu dan perjuangan menjaga identitas yang hampir terlupakan. Berlatar di kawasan hutan adat Mapur, film ini menghadirkan kisah tentang cinta, pengorbanan, dan pencarian jati diri melalui tokoh Jani yang memilih merantau demi masa depan.

Namun, di tengah upayanya meraih mimpi, Jani dihadapkan pada tanggung jawab untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.

Film ini menyampaikan pesan bahwa rumah, ibu, dan identitas budaya merupakan bagian penting yang tidak boleh hilang ditelan perkembangan zaman. Melalui alur cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal, Pesen Mak berupaya mengangkat nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat adat Mapur.Kekuatan cerita dan emosi yang dibangun dalam film ini berhasil menyentuh hati para penonton.

Tak sedikit yang meneteskan air mata pada adegan ketika Mak meninggal dunia saat Jani masih berada di perantauan. Momen tersebut semakin mengharukan ketika pesan terakhir sang ibu disampaikan kepada anaknya, “Jangan menyerah dengan setiap permasalahan yang dialami.” Adegan tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam film dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton yang hadir.

Usai pemutaran film, Produser Pesen Mak, Zaki Jhonatan, mempresentasikan proses kreatif dan tahapan produksi film di hadapan peserta festival. Ia menjelaskan bahwa dalam proses penyusunan cerita, tim produksi melakukan studi literatur untuk memperkuat data dan narasi yang diangkat dalam film.

“Untuk memperkuat data pada proses pembuatan film, kami melakukan studi literatur dari disertasi Prof. Dr. H. Janawi, M.Ag yang meneliti tentang Orang Lom,” jelas Zaki.

Adapun tim produksi Pesen Mak terdiri atas Zaki Jhonatan sebagai produser sekaligus director of photography, Ramadha Fitri sebagai asisten produser dan lightingman, Munica sebagai sutradara dan editor, M. Hadi Sultana sebagai asisten sutradara dan penata musik, Muhammad Aidil H.P sebagai penulis naskah dan kameramen, Siti Purnama Lestari sebagai penata artistik, Fatih Ilman sebagai audioman, serta Apriliya Widya Nilma sebagai dokumentasi behind the scenes.

Setelah karya Lenteras ditampilkan pada ajang internasional tersebut, Zaki berharap komunitas Lenteras dapat terus berkembang dan memperoleh dukungan lebih besar di lingkungan kampus.

“Kami berharap Lenteras dapat menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IAIN SAS Babel sehingga bisa menjadi wadah pengembangan kreativitas mahasiswa di bidang perfilman dan produksi konten,” harapnya.

Partisipasi Lenteras dalam 4th SEIBA International Festival menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa IAIN SAS Babel dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Bangka Belitung melalui media film kepada peserta dari berbagai daerah dan negara.(*)

Bagikan ini: