
PADANG,10/7/2026. Tim Mahligai SAS dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) menampilkan karya “Tari Zapin Kontemporer” pada cabang Pertunjukan Tari Kontemporer dalam rangkaian 4th SEIBA International Festival, Kamis (9/7/2026), di Aula Gedung J Kampus III UIN Imam Bonjol Padang.
Tim yang terdiri dari Muhammad Ardianto (Prodi Pendidikan Agama Islam), Afifah Martasyah (Prodi Psikologi Islam), Nurmala (Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini), dan Nasrullah (Prodi Tadris Bahasa Inggris) menghadirkan pertunjukan yang memadukan gerak klasik Zapin dengan sentuhan kontemporer sebagai simbol harmoni antara tradisi dan perkembangan zaman.
Tari ini mengangkat perjalanan warisan budaya Melayu yang tetap hidup di tengah arus modernisasi. Berakar pada nilai adab, kebersamaan, dan spiritualitas, karya tersebut menyampaikan pesan bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas yang terus berkembang dan mampu beradaptasi tanpa kehilangan akar tradisinya.
Makna budaya juga tercermin melalui kostum yang digunakan para penari. Warna kuning dan hijau pada busana melambangkan keagungan, kemakmuran, kejayaan, serta otoritas tertinggi dalam tradisi Melayu.
Sementara itu, payung berwarna merah menjadi simbol keberanian, ikatan janji yang kuat, serta perlindungan terhadap adat dan tradisi di tengah derasnya arus globalisasi.
Official tim, Eka Apriyanti, mengungkapkan bahwa para penari berhasil menampilkan tarian dengan baik. Kekompakan gerak, kesesuaian dengan irama musik, penghayatan, serta ekspresi para penari mampu menyampaikan pesan yang terkandung dalam karya tersebut kepada penonton.
Penampilan Tari Kontemporer berlangsung bergantian dengan cabang Monolog yang dimulai pukul 08.00 WIB dan menjadi salah satu sajian seni budaya dalam ajang internasional yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi dan negara tersebut.(*)

