Hubungi humas

Delapan Hari Mengabdi, Sejuta Kenangan: Perjalanan KOPASSAS Bersama Masyarakat Dusun Tuing dalam Rangkaian Bakti Sosial dan Edukasi Tahun 2026

Dusun Tuing, Desa Mapur. Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam (KOPASSAS) Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung sukses melaksanakan rangkaian Bakti Sosial dan Edukasi Tahun 2026 yang berlangsung selama delapan hari, mulai 2 hingga 9 Juli 2026, di Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.

Mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat, berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berhasil dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa, instansi terkait, serta masyarakat Dusun Tuing.

Keberangkatan peserta Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS dimulai pada Kamis, 2 Juli 2026. Seluruh peserta berkumpul sejak pagi untuk mempersiapkan pembukaan di depan gedung terpadu lalu melanjutkan perjalanan menuju Desa Mapur. Sebagian besar anggota berangkat menggunakan bus, sementara beberapa anggota lainnya menyusul menggunakan sepeda motor.

Perjalanan tersebut menjadi awal dari pengabdian yang telah dipersiapkan selama beberapa bulan melalui berbagai tahapan perencanaan dan koordinasi.Setibanya di Desa Mapur, rombongan KOPASSAS terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Kantor Desa Mapur untuk bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait pelaksanaan seluruh rangkaian Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan sinergi antara KOPASSAS dengan pemerintah desa agar setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Mapur, Muhammad Kasiwan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS yang dipusatkan di Dusun Tuing."Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KOPASSAS di Desa Mapur. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semoga kehadiran adik-adik di Dusun Tuing menjadi pengalaman yang baik, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat yang menerima program pengabdian ini," ujar Muhammad Kasiwan.

Usai melakukan koordinasi, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Posko Bakti Sosial dan Edukasi yang berada di Dusun Tuing. Setibanya di lokasi, mahasiswa langsung melakukan persiapan posko bersama Kepala Dusun Tuing, Ibu Rara, serta beberapa masyarakat yang turut membantu. Kegiatan diawali dengan membersihkan area posko, menata perlengkapan, memasang lampu penerangan, hingga mempersiapkan berbagai kebutuhan yang akan digunakan selama delapan hari pelaksanaan kegiatan.Suasana gotong royong terlihat sejak hari pertama. anggota Kopassas dan beberapa masyarakat saling bekerja sama menyelesaikan berbagai persiapan agar posko dapat segera digunakan sebagai pusat kegiatan sekaligus tempat tinggal peserta selama berada di Dusun Tuing mulai dari memasang listrik dan sebagainya.

Kebersamaan yang terjalin sejak awal tersebut menjadi awal terciptanya hubungan yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat.Menjelang malam, mahasiswa mulai berinteraksi dengan masyarakat sekitar posko. Suasana santai dimanfaatkan sebagai ajang saling mengenal, berbincang, serta berdiskusi mengenai kondisi Dusun Tuing dan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS berlangsung.

Meskipun baru pertama kali bertemu, kehangatan masyarakat membuat mahasiswa merasa diterima dengan baik sehingga rasa kekeluargaan mulai tumbuh sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan.Memasuki hari-hari berikutnya, berbagai program kerja mulai dilaksanakan secara bertahap. Tidak hanya menjalankan kegiatan yang telah direncanakan, mahasiswa juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui interaksi sehari-hari.

Di sela-sela kegiatan, mahasiswa menyempatkan diri mengunjungi rumah warga, berbincang bersama tokoh masyarakat, serta bermain dengan anak-anak di sekitar posko. Interaksi sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat Dusun Tuing.Salah satu kegiatan yang menjadi rutinitas selama pelaksanaan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS adalah kegiatan mengajar anak-anak yang dilaksanakan setiap malam.

Sebelum rangkaian acara malam dimulai, mahasiswa mengajak anak-anak Dusun Tuing untuk belajar bersama dalam suasana santai dan menyenangkan. Kegiatan tersebut diisi dengan belajar membaca, menulis, berhitung, mengaji, serta permainan edukatif yang bertujuan meningkatkan semangat belajar anak-anak.Antusiasme anak-anak terlihat dalam setiap pertemuan. Bahkan, sebelum kegiatan dimulai, beberapa anak telah lebih dahulu datang ke posko untuk menunggu kakak-kakak KOPASSAS.

Keceriaan yang tercipta setiap malam menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi MAPALA ini maupun masyarakat selama pelaksanaan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS Tahun 2026.Selama pelaksanaan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS melaksanakan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. mendekatkan diri dengan anak-anak dengan senam pagi, serta turut bercengkrama pada para peserta voly yang memang di gemari di desa tersebut, mereka juga melaksanakan pendekatan dengan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian bibit tanaman dari rumah ke rumah mengelilingi dusun, bazar amal yang di adakan di posko, santunan lansia dan anak yatim, sosialisasi serta pemasangan plank di titik tentu Dusun Tuing.

Seluruh kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi dan mendukung setiap program yang dilaksanakan. Antusiasme masyarakat bisa di lihat dari berbagai macam makanan seperti hasil tangkapan laut, kelapa, durian serta minuman-minuman ringan yang tidak sungkan mereka berikan kepada KOPASSAS.Pada 6 Juli 2026, KOPASSAS melaksanakan kegiatan santunan bagi lansia dan anak yatim piatu.Santunan untuk para lansia merupakan hasil kolaborasi dengan DPR RI melalui Ibu Melati yang diwakili oleh timnya karena berhalangan hadir secara langsung.

Sementara itu, santunan bagi anak yatim piatu merupakan program yang diselenggarakan oleh KOPASSAS. Selain disalurkan kepada anak-anak di Dusun Tuing, santunan juga diantarkan langsung kepada penerima di Dusun Puntik agar seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik.Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tim Ibu Melati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami menyampaikan salam dari Ibu Melati sekaligus permohonan maaf karena beliau belum dapat hadir secara langsung. Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KOPASSAS dan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para lansia serta menjadi penyemangat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama," ujarnya.

Kepala Desa Mapur, Muhammad Kasiwan, turut mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan KOPASSAS bersama DPR RI kepada masyarakat."Kami mengucapkan terima kasih kepada KOPASSAS dan DPR RI melalui Ibu Melati beserta tim yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Dusun Tuing.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.Senada dengan itu, Ketua RT Dusun Tuing, Willi Kristianto, berharap kebersamaan yang terjalin selama kegiatan dapat terus terjaga.

"Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat. Semoga silaturahmi yang telah terjalin ini tidak berhenti sampai di sini dan seluruh kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah bagi semua pihak," ungkapnya.Memasuki 7 Juli 2026, KOPASSAS berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan sosialisasi bertema Positive Parenting di SD Negeri 11 Dusun Tuing.

Kegiatan yang dihadiri masyarakat tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka, Hj. Mina, S.IP., M.Si., sebagai narasumber.Ketua Umum KOPASSAS, Reva Dewi Ristiani, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut."Atas nama KOPASSAS, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Tanpa kebersamaan dan kepedulian kita semua, kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik. Semoga semangat berbagi dan mengabdi kepada masyarakat terus tumbuh dalam kebersamaan," ujarnya.Dalam materinya, Hj. Mina mengajak para orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan yang positif melalui komunikasi yang baik, kasih sayang, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sosialisasi, menandakan tingginya kepedulian warga terhadap pentingnya membangun keluarga yang harmonis.

Rangkaian Bakti Sosial dan Edukasi semakin semarak melalui berbagai perlombaan yang diselenggarakan bagi anak-anak dan ibu-ibu Dusun Tuing. Beragam perlombaan formal maupun nonformal digelar sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.

Seluruh kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang memadati lokasi perlombaan untuk memberikan dukungan kepada para peserta.

Khusus untuk anak-anak, KOPASSAS menggelar lomba mewarnai yang diikuti oleh 15 peserta dari Taman Kanak-kanak (TK) Dusun Tuing. Didampingi para guru dan orang tua, anak-anak tampak bersemangat menuangkan kreativitas mereka melalui perpaduan warna yang beragam.

Suasana penuh keceriaan semakin terasa dengan sorak semangat dari para orang tua yang setia mendampingi putra-putri mereka selama perlombaan berlangsung.Selain lomba mewarnai, perlombaan formal dan nonformal lainnya juga mendapat sambutan yang tidak kalah meriah.

Panitia menghadirkan berbagai perlombaan edukatif dan hiburan yang melibatkan anak-anak serta ibu-ibu, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KOPASSAS dan masyarakat Dusun Tuing.

Seluruh rangkaian perlombaan dipandu oleh panitia, dengan lomba azan dinilai langsung oleh Zulkarnain selaku dewan juri.Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Edukasi, Salsa Alfi Hikmah, turut memberikan semangat kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri."Ayo semangat semuanya.

Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan jangan takut untuk mencoba. Menang atau kalah bukan yang utama, tetapi keberanian dan semangat untuk ikut berpartisipasi adalah hal yang paling penting. Siapa yang memberikan penampilan terbaik akan diumumkan sebagai pemenang pada malam puncak nanti," ujar Salsa Alfi Hikmah.

Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Rabu malam, 8 Juli 2026. Masyarakat Dusun Tuing kembali berkumpul untuk menghadiri malam penutupan Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Acara diisi dengan penampilan seni, pengumuman pemenang perlombaan, penyerahan hadiah, serta nonton bersama yang menjadi momen kebersamaan terakhir antara mahasiswa dan masyarakat sebelum kepulangan peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS, Salsa Alfi Hikmah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan."Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun Tuing yang telah menerima kami dengan sangat baik selama beberapa hari ini. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi kita semua," ujarnya.Ketua Umum KOPASSAS, Reva Dewi Ristiani, juga menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

"Saya selaku Ketua Umum mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Kepala Desa Mapur Bapak Muhammad Kasiwan, Kepala Dusun Tuing Ibu Rara, serta Ketua RT Dusun Tuing Bapak Willi Kristianto yang telah menerima kedatangan kami dan membantu jalannya kegiatan selama beberapa hari ini.

Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang begitu antusias mengikuti setiap kegiatan kami.

Harapan kami, semoga tali silaturahmi antara KOPASSAS dan masyarakat Dusun Tuing tetap terjaga, serta Bakti Sosial dan Edukasi di masa mendatang dapat terlaksana dengan lebih baik lagi."Kepala Dusun Tuing, Ibu Rara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa selama berada di Dusun Tuing.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KOPASSAS yang telah mengabdikan tenaga, waktu, dan pikirannya untuk masyarakat Dusun Tuing.

Semoga segala ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di sini menjadi bekal yang bermanfaat, dan kami berharap silaturahmi ini tetap terjalin meskipun kegiatan telah berakhir," tuturnya.

Keesokan harinya, Kamis, 9 Juli 2026, mahasiswa KOPASSAS mulai membereskan posko dan berpamitan kepada masyarakat sebelum kembali ke kampus.

Suasana haru menyelimuti momen perpisahan tersebut. Delapan hari kebersamaan telah menghadirkan hubungan yang begitu erat antara mahasiswa dan masyarakat, menjadikan Dusun Tuing bukan sekadar lokasi pengabdian, melainkan tempat yang meninggalkan banyak kenangan.

Melalui rangkaian Bakti Sosial dan Edukasi KOPASSAS Tahun 2026, KOPASSAS berharap nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus terjaga.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang melaksanakan program kerja, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat tersebut diharapkan terus menjadi landasan bagi KOPASSAS dalam melaksanakan pengabdian di masa mendatang.(*)

Bagikan ini: