FIKSI FSEI IAIN SAS Babel Dorong Pengabdian dan Pembelajaran Partisipatif melalui Konsep PRA

Bangka, 23 Oktober 2026 — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali menyelenggarakan kegiatan Forum Ilmiah Kajian Studi Islam (FIKSI) sebagai wadah pengembangan wawasan akademik, diskusi ilmiah, dan peningkatan kompetensi sivitas akademika.

Kegiatan FIKSI yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 13.15 WIB hingga selesai ini mengangkat topik “Participatory Rural Appraisal (PRA): Konsep, Prinsip, Teknik dan Implementasi dalam Pengabdian, Penelitian, dan Pembelajaran.”.

Forum ilmiah ini menghadirkan Dr. Muhammad Ikhsan Ghozali, S.Hum., M.Si., Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah, sebagai pemateri. Kegiatan dipandu oleh Sabarrudin, M.Pd., Sekretaris Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah, selaku moderator.

Dalam forum tersebut, Participatory Rural Appraisal (PRA) menjadi bahasan utama sebagai pendekatan partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi potensi, pemetaan permasalahan, perencanaan kegiatan, hingga evaluasi program.

Pendekatan ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menghasilkan informasi dan merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lokal.

Pembahasan mengenai konsep, prinsip, dan teknik PRA diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, penelitian, maupun proses pembelajaran.

Melalui pendekatan ini, kegiatan akademik diharapkan tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu merespons persoalan nyata dan mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan FIKSI merupakan bagian dari upaya FSEI IAIN SAS Bangka Belitung dalam membangun budaya akademik yang kritis, kolaboratif, dan produktif. Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan serta penguatan kapasitas dosen dan sivitas akademika dalam mengembangkan kegiatan tridarma perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, FSEI berharap forum kajian ilmiah dapat terus berkembang sebagai sarana peningkatan kualitas akademik, penguatan tradisi diskusi ilmiah, serta pengembangan praktik pengabdian dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat.FIKSI FSEI: Membangun tradisi ilmiah, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.(*)

Bagikan ini: