
Bangka, 28 Oktober 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Sebanyak lima dosen terbaik kampus tersebut dinyatakan lulus seleksi calon asesor Batch 2 Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan Agama (LAMGAMA) Tahun 2026.
Capaian ini menjadi bukti kontribusi nyata sivitas akademika IAIN SAS Babel dalam mendukung penguatan mutu dan tata kelola pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.
Keberhasilan tersebut tertuang dalam Pengumuman Hasil Seleksi Asesor Batch 2 LAMGAMA Nomor 06/DE/KEPLAMGAMA/X/2026 tertanggal 28 Oktober 2026. Dalam pengumuman itu, LAMGAMA menyampaikan ucapan selamat kepada para calon asesor yang telah memenuhi kriteria seleksi, sekaligus berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
Adapun lima dosen IAIN SAS Babel yang berhasil lolos seleksi tersebut adalah:
Prof. Dr. Zaprulkhan, S.Sos.I., M.S.I.
Dr. Subri, S.Pd.I., M.S.I.
Dr. Febrino, S.Pd.I., M.A.
Dr. Indah Kusuma Dewi, M.Pd.I.
Dr. Noblana Adib, S.Pd.I., M.Pd.I., M.A.
Kelulusan lima dosen ini bukan sekadar pencapaian individual, melainkan juga menjadi kebanggaan institusi. Keterlibatan dosen sebagai calon asesor membuka peluang bagi IAIN SAS Babel untuk turut berkontribusi lebih luas dalam proses penilaian akreditasi, penguatan standar akademik, serta pengembangan budaya mutu di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan.
Peran asesor memiliki arti penting dalam mendorong perguruan tinggi untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Melalui proses penilaian yang objektif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas, akreditasi diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan standar administratif, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola kelembagaan, dan daya saing lulusan.
Bagi IAIN SAS Babel, capaian ini sekaligus mempertegas potensi sumber daya manusia akademik yang dimiliki dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Kompetensi dan pengalaman para dosen diharapkan dapat menjadi modal penting untuk berkontribusi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan keagamaan pada tingkat nasional.
Berdasarkan pengumuman LAMGAMA, calon asesor yang dinyatakan lulus akan menerima surat keputusan sebagai Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan melalui surat elektronik.
SK tersebut dilengkapi dengan Nomor Induk Registrasi Asesor (NIRA), kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat sebagai dasar dalam penugasan asesmen.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses administratif sebelum para calon asesor menjalankan penugasan sesuai ketentuan LAMGAMA. Oleh sebab itu, kelulusan seleksi ini merupakan capaian penting yang perlu ditindaklanjuti dengan kesiapan profesional untuk menjalankan amanah secara bertanggung jawab.
Keberhasilan ini juga menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat profesionalisme, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat komitmen institusi terhadap peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dengan lolosnya lima dosen dalam seleksi calon asesor LAMGAMA Batch 2 Tahun 2026, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali menunjukkan bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.(*)
