Ngopi Darat: Kupas Metodelogi Penelitian Kuantitatif di IAIN SAS Babel

avatar Tong Hari
Tong Hari

348 x dilihat
Ngopi Darat: Kupas Metodelogi Penelitian Kuantitatif di IAIN SAS Babel




IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Metode penelitian penting dikuasai setiap akademisi terlebih bagi mereka yang hendak melakukan penelitian. Pembahasan ini menjadi pembuka Ngobrol Penelitian dengan Rekan Sejawat (Ngopi Darat) di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, tepatnya di Ruang UPT Bahasa IAIN SAS Babel, Senin (7/2/2022). Kegiatan ini diikuti Dosen-dosen dilingkungan IAIN SAS Babel seperti Dosen Fakultas Dakwah, Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dan Dosen Fakultas Tarbiyah.

Dinar Pratama, pembuka sekaligus pembicara dalam kegiatan ini menyampaikan, pertemuan ini menjadi pembuka bagi civitas akademika di IAIN SAS Babel untuk saling sharing keilmuan. "Ini menjadi penting untuk Dosen-dosen atau peneliti-peneliti yang ingin berbagi atau sharing keilmuan yang dimiliki. Jadi kita bisa berbagi dan memperdalam keilmuannya satu dengan yang lainnya," ungkap Dinar.

Dinar menerangkan, pembahasan ini membahas tentang penelitian kuantitatif, diharapkan pertemuan selanjutnya pembahasannya semakin berkembang." Diskusi ini menjadi pembuka bagi kita para Dosen, nanti tema-tema akan lebih beragam dan luas dan menyesuaikan," katanya.

Menurut Dinar, penelitian kuantitatif banyak digunakan berbagai keilmuan, seperti ilmu alam maupun ilmu sosial, seperti fisika, biologi, sosiologi, keagamaan hingga ekonomi. Tujuan dari penelitian ini yakni mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam.

"Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamat empiris dan eksepsi matematis dari hubungan kuantitatif," terang Dinar.

Dia melanjutkan, ciri dari penelitian ini adalah instrumen yang digunakan telah ditentukan sebelumnya. Tidak memberi peluang bagi fleksibelitas. Masalah kuantitatif lebih umum memiliki wilayah yang luas dan pembahasan lebih pada permukaan atau tidak mendalam. "Kelebihan dari metode kuantitatif ini dapat digunakan untuk menduga atau meramal. Hasil analisis dapat diperoleh dengan akurat bila digunakan sesuai aturan kemudian dapat digunakan untuk mengukur interaksi hubungan antara dua atau lebih variabel, lalu dapat menyederhanakan realitas permasalahan yang kompleks dan rumit dalam sebuah model," tutup Dinar.

 

 

(Penulis: Muhammad Nurdin | Editor: Turmuzi)