Ditulis oleh Subri Hasan
IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Fakultas Tarbiyah (FTAR) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan rangkaian kegiatan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram pada 20–23 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi kedua institusi dalam memperkuat sinergi akademik, kemahasiswaan, serta menjaga mutu pendidikan Islam di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri.
Acara resmi dimulai dengan penyambutan dari Dekan FTK UIN Mataram, Prof. Dr. H. Maimun, M.Pd, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarfakultas dalam meningkatkan daya saing dan kualitas pendidikan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan akademik, penguatan kapasitas dosen, dan peningkatan mutu lulusan di era digital.
Sementara itu, Dekan FTAR IAIN SAS Babel, Dr. Hj. Soleha, MA, dalam sambutan balasannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya PKS ini.
Beliau menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat tridharma perguruan tinggi, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Dekan FTAR didampingi oleh Wakil Dekan I, Dr. Subri Hasan, M.S.I dan Wakil Dekan II, Dr. Wahyudin Noor, M.S.I.

Lalu Dr. Subri Hasan, selaku Wakil Dekan 1 sebagai inisiator kegiatan ini, menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi akademik, pengembangan SDM, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan program kemahasiswaan. Kami meyakini bahwa integrasi dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi keagamaan adalah kunci untuk meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun regional.
Bahkan lebih dari itu bahwa ini menjadi bagian penting dari upaya FTAR IAIN SAS Babel untuk mempertahankan akreditasi Unggul, terutama melalui penguatan jaringan akademik, peningkatan kualitas kurikulum, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program-program bersama. Lanjutnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi akademik di Ruang Dekan FTK UIN Mataram. Diskusi fokus pada pengembangan dan penguatan Program Profesi Guru (PPG), termasuk mekanisme kurikulum, kelayakan institusi, dan peluang kolaborasi dalam pelaksanaan PPG ke depan.
Pertemuan tersebut diharapkan melahirkan langkah konkret dalam peningkatan kualitas guru profesional di Indonesia. Diskusi ini berlangsung hangat di Ruang Dekan FTK UIN Mataram sebagai rangkaian akhir dari kegiatan Perjanjian Kerjasama kedua fakultas.
Dalam diskusi tersebut, kedua institusi membahas beberapa poin strategis, antara lain:
- Evaluasi Kesiapan Institusi untuk Penyelenggaraan PPG
Kedua fakultas meninjau standar nasional dan mekanisme akreditasi yang diperlukan untuk membuka dan/atau memperkuat Prodi PPG. FTK UIN Mataram menyampaikan pengalaman mereka dalam memenuhi instrumen akreditasi dan standar sarana-prasarana, yang menjadi referensi penting bagi FTAR IAIN SAS Babel.
- Penguatan Kurikulum Berbasis Kompetensi
Diskusi menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum PPG dengan kebutuhan lapangan, khususnya kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru. Kolaborasi penyusunan modul dan penyamaan standar asesmen turut dibahas sebagai langkah lanjutan.
- Model Kemitraan Sekolah dan Praktik Lapangan (PPL/PLP)
FTK UIN Mataram berbagi pola kemitraan sekolah yang telah mereka bangun sebagai bagian integral dari PPG. FTAR IAIN SAS Babel menyambut baik peluang kerja sama dalam jejaring sekolah mitra serta pendampingan teknis penyelenggaraan PLP.
- Pengembangan SDM Dosen dan Pelatihan Guru
Kedua fakultas sepakat memperkuat pelatihan, workshop, dan peningkatan kompetensi dosen calon instruktur PPG. FTAR IAIN SAS Babel menekankan bahwa kolaborasi ini penting dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan Akreditasi Unggul fakultas.
- Rencana Implementasi Program Bersama
Diskusi menghasilkan rencana tindak lanjut berupa penyusunan roadmap kerja sama PPG, pertukaran instruktur, penyamaan perangkat asesmen, dan kemungkinan pelaksanaan pelatihan bersama secara berkala.

Diskusi ini kemudian menjadi penegasan sikap dan langkah kedua fakultas untuk melanjutkan kerja sama konkret dalam penguatan mutu guru profesional di Indonesia. Diskusi PPG ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kolaborasi akademik yang lebih luas dan berkesinambungan.
Kegiatan PKS ini menandai komitmen bersama antara FTAR IAIN SAS Bangka Belitung dan FTK UIN Mataram untuk terus berinovasi, memperluas jaringan kemitraan, serta menjaga mutu akademik guna menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing nasional.(*)