IAIN SAS Babel Siap Menyukseskan Program LEMPAH KUNING Dinas DP3ACSKB Babel

avatar Tong Hari
Tong Hari

151 x dilihat
IAIN SAS Babel Siap Menyukseskan Program LEMPAH KUNING Dinas DP3ACSKB Babel
IAIN SAS Babel Siap Menyukseskan Program LEMPAH KUNING Dinas DP3ACSKB Babel


IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung  (IAIN SAS Babel ) menerima Audensi dan Koordinasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang Kerja Rektor, Selasa (24/9/2024). 

Dalam rangka persiapan implementasi inovasi “Layanan Penerbitan Dokumen Perubahan Kartu Keluarga bagi Wisudawan Perguruan Tinggi (LEMPAH KUNING)” di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wakil Rektor I Prof. Dr. H.Hatamar, M.Ag mengatakan, mendukung program ini. Nanti tidak hanya wisudawan yang memperbaharui data kependudukan dan Program ini bertujuan agar bisa lebih memudahkan perubahan data setelah lulus dari perguruan tinggi.

"Kami ucapkan terima kasih telah melibatkan IAIN SAS Bangka Belitung Kita juga siap membantu menyosialisasikan melalui mahasiswa," kata Hatamar.

Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd di Wakili oleh Kabid Analisis Data Amar mengingatkan agar warga selalu melakukan pemutakhiran data kependudukan.  Contohnya data pendidikan. Jika sudah selesai kuliah, maka data di kartu keluarga diubah menjadi sarjana.

"Untuk kedepannya bisa kerja sama dengan IAIN SAS Babel dengan cara terus berkoordinasi terkait kegiatan ini. Salah satunya dengan cara mengumpulkan data calon wisudawan yang akan ikut wisuda dan akan diverifikasi dulu oleh mereka dan akan di eksekusi langsung oleh mereka," ujarnya

Sementara itu untuk program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang melibatkan mahasiswa, pertama sekali dilakukan di Unmuh Bangka Belitung. Dinas Dukcapil telah bekerja sama dengan beberapa universitas dan perguruan tinggi terkait persoalan data kependudukan tersebut. (*)

Penulis : Ayaknan