IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagai bentuk simbolis dari komitmen ini, penyerahan salinan kartu keluarga baru dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd saat prosesi pelaksanaan wisuda XXI yang berlangsung di Bangka City Hotel beralamat di Jl. Alexander No. 1, Pangkal Pinang, Bukit Intan, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/11).
Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I mengungkapkan, selama ini banyak lulusan perguruan tinggi yang masih terdaftar sebagai pelajar pada kartu keluarga meskipun telah menyelesaikan studi mereka. Sarjana atau magister terdaftar sesuai dengan status terbaru mereka dalam data kependudukan.
Ia mengatakan, IAIN SAS Babel berusaha membantu pemerintah terutama dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Babel masih rendah.
IAIN SAS Babel menggandeng Dinas DP3ACSKB Bangka Belitung untuk memperbarui data pada Kartu Keluarga (KK) para wisudawan.
"APK perguruan tinggi Babel terendah. Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah sudah ada atau belum dalam satu keluarga itu lulusan sarjana, maka melalui pencatatan Kartu Keluarga dapat diketahui dengan mudah. IAIN SAS Babel bekerjasama dengan Dinas Dukcapil Provinsi, mereka otomatis di Kartu Keluarga (KK) itu sudah menjadi sarjana. Nah itu salah satu catatan bagi pemerintah dalam hal ini harapan kita APK meningkat terus," ujarnya.
Adanya pembaruan ini, status lulusan akan dicatat secara resmi sebagai sarjana atau magister sehingga memberikan gambaran akurat mengenai tingkat pendidikan masyarakat di Bangka Belitung.
"Tahun ini kami bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung untuk memperbarui data lulusan di kartu keluarga," Ujar Rektor ,
Irawan menyebut, inovasi ini sebagai upaya strategis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan APK perguruan tinggi di Bangka Belitung. Dengan data kependudukan yang akurat menjadi kunci penting untuk memperbaiki pencatatan jumlah sarjana dan magister di masyarakat.(*)