KOPASSAS Gelar Silaturahmi Mapala dan Sispala Se-Bangka Belitung, Hangatkan Kebersamaan di Bulan Ramadhan

avatar Tong Hari
Tong Hari

61 x dilihat
KOPASSAS Gelar Silaturahmi Mapala dan Sispala Se-Bangka Belitung, Hangatkan Kebersamaan di Bulan Ramadhan
KOPASSAS Gelar Silaturahmi Mapala dan Sispala Se-Bangka Belitung

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Suasana sore itu terasa berbeda. Di tengah nuansa Ramadan yang tenang, para anggota Mapala dan Sispala dari berbagai daerah di Bangka Belitung mulai berdatangan untuk menghadiri kegiatan silaturahmi yang digelar oleh KOPASSAS gedung serba guna,Sabtu,14/6/2026. 

Pembukaan diawali dengan sambutan dari Adel Ritami sebagi ketua pelaksana salam lestarii, selamat datang saya ucapkan kepada teman- teman sekalian, dan terimakasih karna sudah menyempatkan diri untuk hadir di acara buka bersama kita di sore hari ini, Para peserta berkumpul dalam suasana penuh keakraban, saling berbagi pengalaman, cerita kegiatan alam bebas, hingga membahas peluang kolaborasi ke depan.

Selanjutnya Ridho Azahri sebagai ketua PKD", dan di lanjutkan dengan sabutan dari Ridho Azahri sebagi ketua PKD "wah ternyata ramai sekali malam ini, saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman sekalian yang sudah berkenan meramaikan acara kita pada sore hari ini, semoga berlangsung lancar dan berkah barokah serta dapat mempererat tali persaudaraan antar pecinta alam ini", ujarnya. 

"ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi ruang berkumpul, berbagi cerita, sekaligus mempererat hubungan antar sesama pecinta alam".

Acara dibuka dengan sederhana namun penuh kehangatan. Para peserta duduk bersama, saling menyapa, sebagian lainnya tampak baru pertama kali bertemu. Meski berasal dari organisasi yang berbeda, obrolan cepat mengalir seperti teman lama yang kembali dipertemukan.

Memasuki sesi tausiyah, Bang Dero menyampaikan pesan dengan gaya santai yang mudah diterima para peserta. Ia tidak berbicara dengan nada menggurui, melainkan seperti seorang teman yang sedang berbagi cerita.

“Kadang kita ini gampang akrab kalau sudah ketemu di gunung,” ucap Bang Dero sambil tersenyum. “Padahal baru kenal beberapa jam, tapi rasanya seperti sudah lama. Itu karena di alam kita belajar saling jaga.”

Ia kemudian mengajak para peserta merenungkan makna kebersamaan yang sering kali lahir dari perjalanan-perjalanan sederhana.

“Coba ingat waktu kalian di perjalanan. Ada yang capek, ada yang lapar, ada yang hampir menyerah. Tapi biasanya yang bikin kita sampai ke tujuan bukan cuma fisik, tapi karena ada teman yang bilang, ‘Ayo sedikit lagi, kita bareng-bareng.’”Beberapa peserta terlihat mengangguk, seolah mengingat kembali pengalaman mereka di lapangan.

Bang Dero melanjutkan pesannya dengan menyinggung pentingnya menjaga hubungan antar organisasi.

“Mapala, Sispala, komunitas—namanya boleh beda. Tapi kalau sudah bicara soal mencintai alam, sebenarnya kita berada di jalan yang sama. Jadi jangan sampai perbedaan itu malah membuat kita jauh.”

Menjelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 18.00 WIB para tamu undangan mulai bersiap untuk buka bersama. Suasana menjadi semakin ramai namun tetap hangat. Ketika adzan Magrib berkumandang, seluruh peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Di sela-sela hidangan sederhana, terdengar tawa dan cerita tentang pengalaman pendakian, kegiatan organisasi, hingga kisah perjalanan yang penuh tantangan.

Usai makan bersama, para peserta kembali berkumpul untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Momen tersebut menjadi bagian yang menenangkan dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang malam.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi sharing time pada pukul 20.45 hingga 21.15 WIB. Dalam sesi ini, beberapa peserta berbagi cerita tentang kegiatan organisasi mereka, pengalaman di lapangan, hingga harapan untuk membangun kegiatan bersama ke depan.

“Sering kali kita baru kenal teman-teman dari organisasi lain saat ada kegiatan di alam,” ujar salah satu peserta. “Padahal kalau ada ruang seperti ini, kita bisa lebih sering bertukar cerita, bahkan mungkin membuat kegiatan bersama.”

Silaturahmi yang digelar KOPASSAS malam itu tidak hanya menghadirkan pertemuan antar organisasi, tetapi juga menghadirkan kembali semangat persaudaraan yang menjadi bagian penting dari dunia pecinta alam. Dalam suasana Ramadan yang penuh makna, pertemuan sederhana itu meninggalkan kesan bahwa kebersamaan selalu menjadi perjalanan yang paling berharga.(*)