Mahasiswa PPL FDKI IAIN SAS Babel, Adakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini

avatar Tong Hari
Tong Hari

210 x dilihat
Mahasiswa PPL FDKI IAIN SAS Babel, Adakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini
Mahasiswa PPL FDKI IAIN SAS Babel Gelar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMPN 6 Kota Pangkalpinang


IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Mahasiswa Praktik Profesi Lapangan (PPL), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam(FDKI), Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel), menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini yang dilaksanakan Aula SMP Negeri 6 Kota Pangkalpinang, Rabu 12 /9/2024.

Kegiatan ini juga merupakan program kerja dari mahasiswa yang sedang magang di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Pangkalpinang.

Zulaihani, S.Pd selaku Kepala Sekolah mengatakan Kelas 7 ini  masa transisi dimana masa perubahan dari anak-anak ke remaja. Rasa ingin tahunya sangat tinggi, rasa mindernya atau rasa kepercayaan dirinya juga tinggi dan sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini yang diselenggarakan oleh mahasiswa PPL.

Ia meminta anak-anak mendengarkan karena ini bukan ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial maupun bahasa Indonesia.  Tetapi ini ilmu dalam kehidupan agar dimanfaatkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Narasumber Nadia selaku mahasiswi magang di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah Meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak negatif pernikahan dini terhadap kesehatan fisik dan mental.

Mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi dan menghindari pernikahan dini.

Memberikan informasi mengenai hak-hak anak dan pentingnya perlindungan terhadap masa depan anak. Mengedukasi siswa tentang cara menghadapi tekanan sosial dan budaya yang mendorong pernikahan dini.

Ia menambahkan Dampaknya dapat berpengaruh negatif apabila belum siap. Seperti, emosional yang belum matang, fisik yang belum matang, makan akan berdampak negatif bagi anak-anak yang melakukan pernikahan dini.

Arofah juga menambahkan bahwa kenali temanmu, jauhi teman yang mengajak yang tidak baik. Apabila ada teman yang melakukan kekerasan segera lapor ke guru dan orang tua. Ia juga berharap apa yang disampaikan oleh kakak-kakak mahasiswa bermanfaat bagi adik-adik semua.(*)